Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 7 No.1 Maret 2019 ISSN: 2337-6007 (online); 2337-585X (Printed) 34 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Bagian filing Irmawati 1 , Lily Kresnowati 2 , Edy Susanto 3 , Teni Ikhsan Nurfalah 4 1234 Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik 1 irmachristanto@gmail.com abstract Occupational risk can result in the decrease of work productivity, so efforts should be made to minimize the occurrence of the impact of occupational risk. Health and safety is intended to prevent, reduce, protect and even eliminate the risk of work accident (zero accident). Behavior of medical recorder fling section in work is one of the causes of risk of work accident, namely unsafe action and unsafe condition. Therefore it is necessary to conduct research on health and safety of medical records offcer. To know health and safety of medical record employee of fling department at RSUD Banyumas based on human factor, work equipment factor, and work environment factor. This research type is case study with qualitative approach and cross sectional research design. The subject of this research is the medical recorder of the fling department of RSUD Banyumas while the object of the research is health and safety. Technique of collecting data by way of division of questioner, interview, observation, and study documentation. Data analysis techniques use reduction, data presentation and conclusion. The technique of data validity by means of technique triangulation. The results of this study indicate that the health and safety of medical record offcer fling section seen from human factors, work equipment factors, and work environment factors. In Human Factors knowledge recorder fling Health and Safety (K3) is good enough. In environmental factors temperature and humidity are in accordance with the standard, while for lighting need to be a contrast setting light so as not too dim and too bright. On the work equipment factor need maintenance, repair, improvement, replacement, and addition as needed, while for shelf fling integrated mental health needs to be replaced so as not to harm fling offcer. Keywords : Occupational Health and Safety, Medical Record Offcer, Human Factor, Work Environment abstrak Risiko kecelakaan kerja dapat menimbulkan turunnya produktivitas kerja, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak risiko kecelakaan kerja. Kesehatan dan keselamatan kerja dimaksudkan untuk mencegah, mengurangi, melindungi bahkan menghilangkan resiko kecelakaan kerja (zero accident). Perilaku petugas rekam medis bagian fling dalam bekerja merupakan salah satu penyebab risiko terjadinya kecelakaan kerja, yaitu unsafe action dan unsafe condition. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang kesehatan dan keselamatan kerja petugas rekam medis.Tujuan Penelitian adalah Mengetahui kesehatan dan keselamatan kerja petugas rekam medis bagian fling di RSUD Banyumas berdasarkan faktor manusia, faktor peralatan kerja, dan faktor lingkungan kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan rancangan penelitian secara cross sectional. Subjek penelitian ini adalah petugas rekam medis bagian fling RSUD Banyumas sedangkan objek penelitiannya adalah kesehatan dan keselamatan kerja. Teknik pengambilan data dengan cara pembagian kuisioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan editing, verifkasi organizing, analizing dan tabulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja petugas rekam medis bagian fling berdasarkan faktor manusia, peralatan kerja, dan lingkungan kerja. Pada Faktor manusia pengetahuan petugas rekam medis bagian fling menganai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sudah cukup baik. Pada Faktor lingkungan suhu belum sesuai standar,kelembapan sudah sesuai dengan standar,sedangkan untuk pecahayan perlu adanya pengaturan kontras cahaya agar tidak terlalu redup dan terlalu terang. Pada faktor peralatan kerja perlu pemeliharaan, perbaikan, peningkatan, penggantian, dan penambahan sesuai kebutuhan ,sedangkan untuk rak fling kesehatan jiwa terpadu perlu dilakukan penggantian agar tidak membahayan petugas fling. Kata Kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Petugas Rekam Medis, Faktor Manusia, Faktor Lingkungan Kerja dan Faktor Peralatan Kerja. 34