Perspektif Vol. 15 No.12 /Jun. 2016. Hlm 31 -49 DOI: http://dx.doi.org/10.21082/psp.v15n1.2016.31-49 ISSN: 1412-8004 Prospek Pengembangan Bakteri Endofit Sebagai Agens Hayati Pengendalian Nematoda Parasit ... (RITA HARNI) 31 PROSFEK PENGEMBANGAN BAKTERI ENDOFIT SEBAGAI AGENS HAYATI PENGENDALIAN NEMATODA PARASIT TANAMAN PERKEBUNAN The Prospect of Developing Endophytic Bacteria as Nematodes Biological Control Agents in Estate Crops RITA HARNI Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar Indonesian Industrial and Beverage Crops Research Institute Jalan Raya Pakuwon Km 2, Parungkuda, Sukabumi 43357. Jawa Barat, Indonesia E-mail: rita_harni@yahoo.co.id ABSTRAK Nematoda parasit tanaman merupakan salah satu organisme pengganggu tumbuhan (OPT) penting yang menyerang berbagai tanaman perkebunan seperti lada, nilam, kopi, tembakau dan jahe. Nematoda Meloidogyne, Pratylenchus, dan Radopholus merupakan nematoda parasit yang paling merusak pada komoditas tersebut. Kerugian akibat nematoda pada tanaman lada dapat menurunkan produksi 32%, pada tanaman nilam 75%, 58% pada jahe dan 57% pada tanaman kopi. Pengendalian nematoda yang banyak digunakan saat ini adalah penggunaan bakteri endofit. Bakteri endofit adalah bakteri yang hidup mengkolonisasi jaringan tanaman inang tanpa menimbulkan efek negatif, bahkan banyak memberi keuntungan terhadap inangnya, karena berfungsi sebagai agens hayati, dan pemicu pertumbuhan tanaman. Mekanisme bakteri endofit dalam mengendalikan nematoda adalah menginduksi ketahanan, kompetisi ruang, dan menghasilkan metabolit anti nematoda yang berpengaruh terhadap penetrasi, reproduksi dan populasi nematoda. Penggunaan bakteri endofit Achromobacter xylosoxidans, Bacillus cereus, Alcaligenes faecalis, B subtilis dan Pseudomonas putida pada tanaman nilam dapat menekan populasi nematoda P. brachyurus sebesar 54,8-70,6%. Bakteri endofit Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. dapat menekan kejadian penyakit kuning, menekan populasi nematoda R. similis dan M. incognita, serta meningkatkan jumlah bunga per ruas dan bobot basah pada tanaman lada. Bakteri endofit B. pumilus dan Bacillus mycoides dapat menekan populasi dan jumlah puru akar nematoda M. incognita 33 - 39% pada tanaman kopi. Prospek pengembangan bakteri endofit untuk mengendalikan nematoda parasit pada tanaman perkebunan sangat menjanjikan karena bakteri endofit sebagai agens hayati lebih unggul dari agens yang lain, dapat diisolasi dari semua bagian tanaman, dan media perbanyakannya murah, aplikasi mudah serta tidak berulang-ulang. Bakteri endofit dapat bersifat sebagai agens pengendali hayati dan pemicu pertumbuhan, pengunaannya dapat mengurangi pengunaan pestisida sintetis dan pupuk anorganik sehingga sangat mendukung pertanian yang berkelanjutan. Kata kunci: Bakteri endofit, nematoda parasit, tanaman perkebunan, agens hayati ABSTRACT Plant parasitic nematodes are one of the most important plant pests that attack a variety of estate crops like pepper, patchouli, coffee, tobacco and ginger. Meloidogyne, Pratylenchus, and Radopholus the most destructive parasitic nematodes in these commodities. Yield Losses due to nematodes on black pepper can reduce the production of 32%, 75% in patchouli, 58% ginger and 57% at the coffee. Controlling nematodes are widely used at this time are endophytic bacteria. Endophytic bacteria are live bacteria that colonize the host plant tissues without causing any negative effects, but giving many benefits to their host, because it can be as biological agents, and trigger the growth of plants. Mechanism of action endophytic bacteria in controlling nematodes are induce resistance, competition nische, and produce anti-nematode metabolites, that affect on the penetration, reproduction and nematode populations. The use of endophytic bacteria Achromobacter xylosoxidans (TT2), Bacillus cereus (MSK), Alcaligenes