BIOSFER, Vol. VII, No. 1, Maret 2014 10 ISSN : 0853 2451 yang diajarkan. LKS yang digunakan tersebut hanya digunakan sebagai pekerjaan rumah saja, tidak digunakan saat pembelajaran berlangsung. Akibatnya, siswa tidak dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Semestinya, LKS tersebut digunakan saat pembelajaran karena menurut Depdiknas (2004), LKS mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Selain itu, LKS yang digunakan tersebut belum mengikuti perkembangan saat ini yaitu tuntutan pemahaman materi dalam bahasa Inggris pada mata pelajaran Biologi kepada siswa yang bersekolah di Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Oleh karena itu, dibutuhkan LKS yang dapat melibatkan siswa secara aktif di kelas dan membantu siswa menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari, yang nampaknya akan dapat terwujud melalui implementasi pendekatan kontekstual. Menurut Trianto (2011), pendekatan kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang Pendahuluan Pembelajaran Biologi di kelas sampai saat ini masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan sehingga kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran di kelas. Sistem pengajaran yang sudah umum digunakan ini dapat lebih diperbaiki lagi, sehingga guru tidak hanya sebagai satu- satunya sumber ilmu, tetapi siswa juga dapat berusaha mengembangkan diri dalam mencari ilmu dari berbagai sumber, agar tujuan pembelajaran di kelas dapat tercapai. Oleh karena itu, diperlukan usaha-usaha aplikatif yang dapat menunjang hal tersebut. Salah satu usaha aplikatif yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berfungsi sebagai fasilitas maupun alat untuk tercapainya situasi kondusif dalam belajar. Menurut pengamatan yang dilakukan selama Program Pengalaman Lapangan (PPL), LKS Biologi yang digunakan belum melatih siswa untuk menghubungkan pengetahuannya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari karena pertanyaan yang ada di LKS hanya disesuaikan dengan materi Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Bilingual dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Sistem Reproduksi Manusia Developing Bilingual Student Work Sheet with Contextual Approach on Human Reproductive System Topic Veny Wuryaningrum, Nurmasari Sartono, Yulilina Retno Dewahrani Corresponding author; email: ningrumail@ymail.com Abstract Bilingual student worksheet in Biology Lessons was currently not available in SMAN 68. Such worksheet is useful for increasing student engagement during learning process, encouraging students to apply the knowledge into daily living activities, and also helping student to understand English in Biology. Therefore, this research was aimed to develop bilingual student worksheet with contextual approach on human reproductive system topic. It is held at SMAN 68 Jakarta on February to May 2012. This research and development consisted of three stages: need assessment, development, and feasibility test. The result of feasibility tests showed that 88.4% obtained from material expert, 80% from media expert, 95.5% from linguist expert, 85.14% from Biology teacher, 71.96% from the smaller group student, and 77.6% from the larger group student. Based on the results, it was concluded that the worksheet can be used as teaching material for senior high school student in Biology lesson on human reproductive system topic. Keyword: bilingual student work sheet, contextual approach, research and development