Struktur dan Distribusi Kependudukan Jakarta Utara Tahun 2012-2016………………………………………………………………………… (Awali et al.) 583 STRUKTUR DAN DISTRIBUSI KEPENDUDUKAN KOTA ADMINSTRATIF JAKARTA UTARA TAHUN 2012-2016 (Structure and Distribution Of Population In Jakarta Utara 2012-2016) Muhamad Nur Awali, Andinda Oktaviyani, Amandus Jong Tallo, dan Esther Deyanara Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Agung Podomoro Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 28, Jakarta Barat 11470, Indonesia E-mail: amandus.tallo@podomorouniversity.ac.id ABSTRAK Warga negara Indonesia ialah orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Struktur dan distribusi penduduk berkaitan dengan jumlah, struktur, umur, jenis kelamin, agama, kelahiran, perkawinan, kehamilan, kematian, persebaran, mobilitas dan kualitas serta ketahanannya yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Metode analisis kependudukan terdiri dari analisis struktur (Persentase Jumlah Penduduk dan Sex Ratio) dan analisis distribusi (Kepadatan Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Kelahiran dan Kematian ). Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari Badan Pusat Statistik Jakarta Barat sejak tahun 2012 hingga 2016. Hasil penelitian itu sendiri bisa membendakan perkembangan penduduk dari kecamatan satu dengan yang lain dengan laju pertumbuhan tertinggi berada di kecamatan Cengkareng, kepadatan penduduk netto dan bruto tertinggi berada di Kecamatan Tambora, Sex Ratio tertinggi berada di kecamatan Tambora dan Cengkareng. Kata kunci: Distribusi,Jakarta Utara, Penduduk, struktur. ABSTRACT Residents are Indonesian citizens and foreigners who reside in Indonesia. The structure and distribution of the population relates to the number, structure, age, sex, religion, birth, marriage, pregnancy, death, distribution, mobility and quality and endurance that are related to politics, economy, social and culture. Population analysis method consists of structural analysis (Percentage of Population and Sex Ratio) and distribution analysis (Population Density, Population Growth Rate, Birth and Death). The data used in this study came from the West Jakarta Central Bureau of Statistics from 2012 to 2016. The results of the study itself could stem the development of the population from one district to another at the highest growth rate in Cengkareng sub-district, the highest net population density and gross Tambora Subdistrict, the highest Sex Ratio in Tambora and Cengkareng sub-districts. Keywords: Distribusi, Jakarta Utara, Population, structure. PENDAHULUAN Indikator suatu perencanaan dan pembangunan dikatakan berhasil adalah kesejahteraan masyakarat yang tinggi. Keberhasilan pembangunan tanpa diikuti oleh kesejahteraan akan mengakibatkan kesenjangan dalam kehidupan masyarakat(Cahyadi & Ketut, 2009) yang dapat membuat suatu kota tidak dapat berkembang dengan baik dalam sumber daya manusia. Kesejahteraan masyarakat adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya (UU Nomor 11, 2009). Struktur dan distribusi penduduk menjadi pijakan dalam berbagai kegiatan perencanaan, baik dalam pendidikan, militer, kesehatan maupun bisnis (Bidarti, 2009) dan sebagai pedoman dalam mengoptimalkan pembangunan yang berwawasan penduduk dalam suatu wilayah. Struktur penduduk adalah penyusunan atau pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria tertentu (Anggani Lila & Pitoyo Joko, 2010) dan distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk guna melihat pemerataan yang maksimal di suatu wilayah (Gunawan Setya Dwi, 2018). Mengidentifikasi keduanya adalah langkah awal dalam analisis kependudukan.