| 1 ISSN: 1978 - 1261 (PRINT), 2548 - 9496 (ONLINE) Hasan Bastomi: Hasan Bastomi: Hasan Bastomi: Hasan Bastomi: Hasan Bastomi: Keteladanan Sebagai Dakwah Kontemporer dalam Menyongsong Masyarakat... Keteladanan Keteladanan Keteladanan Keteladanan Keteladanan Sebagai Dakwah Kontemporer Sebagai Dakwah Kontemporer Sebagai Dakwah Kontemporer Sebagai Dakwah Kontemporer Sebagai Dakwah Kontemporer dalam Menyongsong Masyarakat Modern dalam Menyongsong Masyarakat Modern dalam Menyongsong Masyarakat Modern dalam Menyongsong Masyarakat Modern dalam Menyongsong Masyarakat Modern Hasan Bastomi STAIN Kudus tommy.wedung@gmail.com Abstract: Abstract: Abstract: Abstract: Abstract: This paper aims to explore the application of exemplary as a form of contemporary da’wah. Exemplary dakwah in modern society consist of: 1) Da’wah able to give example to society to life and noble civilization, so that human become dignified (akramal akramin); 2) Da’wah that able to motivate and facilitate society to live orderly and far of the pollution that damages his conscience; 3) Da’wah that pro- duces high cultural products resulting from emulating noble behavior and deep reflection with the highest knowledge; 4) Da’wah that is able to bridge the diametric gap between the various orientations; and 5) Da’wah that becomes the solution and able to compensate for the var- ious offers of non-propagation information. Execution of exemplary method in da'wah of a dai has at least two main requirements: (1) re- quirements of science, (2) personality requirements to be role models for society. Keywords: Keywords: Keywords: Keywords: Keywords: Ideals, Contemporary Preaching, Modern Abstrak: Abstrak: Abstrak: Abstrak: Abstrak: Tulisan ini bertujuan menggali penerapan keteladanan sebagai bentuk dakwah kontemporer. Dakwah dengan keteladanan sebagai dak- wah kontemporer dalam masyarakat modern adalah: 1) Dakwah yang mampu meneladani masyarakat dalam menapak jejak kemuliaan hidup dan peradaban yang tinggi, sehingga manusia menjadi bermartabat (akra- mal akramin); 2) Dakwah yang mampu memotivasi dan memfasilitasi masyarakat untuk hidup teratur dan jauh dari polusi yang merusak nu- raninya; 3) Dakwah yang menghasilkan produk kebudayaan yang ting- gi (tidak remeh-temeh) yang dihasilkan dari meneladani perilaku yang mulia dan perenungan yang mendalam dengan pengetahuan yang ting- gi; 4) Dakwah yang mampu menjembatani kesenjangan diametral ant- ara berbagai orientasi; dan 5) Dakwah yang menjadi solusi dan mampu mengimbangi berbagai tawaran informasi non-dakwah. Pelaksanaan