34 Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol.1 No.01 September 2019 DOI : 10.35970/jppl.v1i1.47 Corresponding Author: imampras@ugm.ac.id PENGARUH AMONIA DALAM LARUTAN TERHADAP KAPASITAS ADSORPSI UREA DENGAN KARBON BERPORI Effect of Presence of Ammonia in Aqueous Solution on Urea Adsorption Capacity Using Porous Carbon Imam Prasetyo 1,2* , Theresia Evila Purwanti Sri Rahayu 3 , Teguh Ariyanto 1 1 Department of Chemical Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Grafika No. 2, Yogyakarta, Indonesia 2 Advanced Material and Sustainable Mineral Processing Research Group, Department of Chemical Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Grafika 2, Yogyakarta, 55281, Indonesia 3 Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Politeknik Negeri Cilacap , Indonesia * Penulis korespondensi. No Tel: 0811253487. Email: imampras@ugm.ac.id Abstrak Urea merupakan sumber nitrogen utama bagi tumbuhan. Pupuk urea konvensional dibuat dengan mereaksikan amonia dan karbon dioksida. Air limbah yang dihasilkan oleh pabrik pupuk urea biasanya mengandung urea dan amonia dalam konsentrasi yang tinggi. Dalam tiap m 3 air limbah kandungan urea dapat mencapai 650 4000 ppm dan amonia sebesar 100 1300 ppm. Pembuangan air limbah yang masih mengandung urea dan amonia dengan kadar tinggi dapat menyebabkan eutrofikasi di perairan yang sangat merugikan organisme perairan. Pengambilan urea dalam air limbah pabrik pupuk urea merupakan studi yang menarik karena dapat memberikan keuntungan ganda yaitu menurunkan konsentrasi urea dalam air limbah sehingga dapat memenuhi standar baku mutu air limbah yang ramah bagi lingkungan dan memperoleh pupuk urea yang murah bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas adsorpsi urea dengan karbon berpori jika dalam cairan terdapat amonia. Karbon berpori dibuat dari pirolisis tempurung kelapa yang dioksidasi dengan asam sulfat. Proses oksidasi dilakukan dengan cara pemanasan karbon berpori yang direndam dalam larutan asam sulfat 50% w pada suhu 90 o C selama 2 jam. Proses adsorpsi dilakukan dalam suhu ruang dengan konsentrasi awal urea antara 500 8000 ppm dalam larutan urea- amonia sebagai cairan simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi urea meningkat secara signifikan pada larutan urea- amonia dibandingkan larutan urea dengan kenaikan sebesar 41%. Kapasitas adsorpsi urea dalam larutan urea- amonia adalah 27 444 mg urea/g karbon. Kata kunci: adsorpsi; amonia ;kapasitas adsorpsi; karbon berpori Abstract Urea is the main source of nitrogen for plants. Conventional urea fertilizer is made by reacting ammonia and carbon dioxide. Wastewater produced by urea fertilizer plants usually contains urea and ammonia in high concentrations. In each m3 of wastewater urea content can reach 650 - 4000 ppm and ammonia amounting to 100 - 1300 ppm. The disposal of wastewater that still contains urea and ammonia with high levels can cause eutrophication in waters which is very detrimental to aquatic organisms. The uptake of urea in the urea fertilizer plant wastewater is an interesting study because it can provide a double benefit of reducing the concentration of urea in wastewater so that it can meet environmental quality standards that are environmentally friendly and obtain cheap urea fertilizer for plants. This study aims to determine the adsorption capacity of urea with porous carbon if there is ammonia in the liquid. Porous carbon is made from