Kumawula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2020 Kumawula, Vol. 3, No.2, Agustus 2020, Hal 204 – 215 DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i2.26436 ISSN 2620-844X (online) Tersedia online di http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/index PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PEKARANGAN SEBAGAI WARUNG HIDUP KELUARGA DI DESA KUTAMANDIRI KECAMATAN TANJUNGSARI Ratnia Solihah Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran ratnia@unpad.ac.id ABSTRAK Fokus tulisan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup keluarga, sebagai upaya menindaklanjuti hasil survey pemetaan profil, masalah dan potensi Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengambilan data berdasarkan studi literatur dan studi lapangan. Studi lapangan dilakukan melalui survey pemetaan profil, masalah dan potensi Desa Kutamandiri, observasi partisipan, melakukan design thinking, dan menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup keluarga dengan berbagai kegiatan yang melibatkan Tim PPM, Tim KKN, Penyuluh pertanian, Ibu-ibu PKK dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Kutamandiri. Pemberdayaan masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi atau penyuluhan tentang pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup keluarga; pelatihan pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup keluarga, pemberian benih tanaman warung hidup bagi warga Desa Kutamandiri (melalui ibu-ibu rumah tangga), serta evaluasi dan monitoring kegiatan pemanfaatan, penanaman dan pemeliharaan tanaman warung hidup dalam memenuhi kebutuhan keluarga Secara keseluruhan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan baik, walaupun terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut diatasi dengan upaya yang dilakukan oleh Tim PPM maupun pihak-pihak terkait lainnya. Kata Kunci: pemberdayaan; masyarakat; pemanfaatan; pekarangan; warung hidup ABSTRACT The focus of this paper is community empowerment through the use of the yard as a stall for family life, as an effort to follow up the survey results mapping the profile, problems and potential of Kutamandiri Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency.. The method used in this paper is a qualitative method, with data collection techniques based on literature studies and field studies. Field studies were carried out through survey mapping of profiles, problems and potentials of Kutamandiri Village, participant observation, design thinking, and organizing community empowerment through the use of the yard as a family life stall with various activities involving the PPM Team, KKN Team, Agricultural Extension Team, PKK Women and the women of the Peasant Women's Group (KWT) of Kutamandiri Village. This community empowerment is done through socialization activities or counseling about the importance of using the yard as a family stall; training in the use of the yard as a family life stall, provision of live stall plant seeds for the residents of Kutamandiri Village (through housewives), as well as evaluation and monitoring of the utilization, planting and maintenance of 204