INFO ARTIKEL
Kata kunci:
insektisida komersil,
rumah tangga,
Demam Berdarah Dengue,
Sulawesi Barat
Article History:
12 Dec. Received:
Revised:
Accepted:
2018
201 7 Feb. 9
15 Feb. 2019
Keywords:
commercial insecticides,
households,
dengue fever,
West Sulawesi
Aktifitas Penggunaan Insektisida Komersil leh Masyarakat
i Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue
i Provinsi Sulawesi Barat
o
d
d
Aktifitas Penggunaan Insektisida Malonda Maksud ) ......... ( , et. al
Activities for The Use of Commercial Insecticides By Communities
in Endemic Areas of Dengue Hemorrhagic Fever
in West Sulawesi Province
Commercial insecticides in Asia are used to control insects including mosquitoes, which
are about 28-89% in endemic areas of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). West Sulawesi
Province is one of the dengue endemic areas in Indonesia. The study is a part of
multicenter research “Map of Mosquito susceptibility Against Insecticides
in Indonesia in 2015”. This study aims to the describe the use of commercial insecticides in
three endemic districts of West Sulawesi using a cross-sectional design. Data obtained
through interviews and observations conducted in July-August 2015 at least 100 homes
which were randomly selected in each RW/RT. Data were analyzed descriptively to
describe the use of insecticides, types of formulations, types of active ingredients, and the
duration of use. The study found that 85% of respondents used commercial insecticides.
Most of the respondents chose to use mosquitoes coil (83.5%), the most active ingredients
found were (43.8%) and (30.4). Most respondents (45.8%) have
been using commercial insecticides for more than five years and more dominant to apply
at night (79.1%). The government needs to control the use of insecticides in the
community so that there is no DHF vector resistance to insecticides used in DHF control
programs.
Aedes aegypti
D-allethrin Dimefluthrin
A B S T R A C T / A B S T R A K
Insektisida komersil di Asia digunakan untuk mengendalikan serangga termasuk
nyamuk, yang sekitar 28-89% berada di daerah endemis Demam Berdarah Dengue
(DBD). Provinsi Sulawesi Barat merupakan daerah endemis DBD di
Indonesia. Studi ini merupakan bagian dari penelitian multicenter “Peta Kerentanan
nyamuk di Indonesia Tahun 2015”. Studi ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran penggunaan insektisida komersil di Sulawesi Barat dengan menggunakan
desain potong lintang yang dilakukan di tiga kabupaten end mis DBD. Pengambilan
data berupa wawancara dan pengamatan yang dilakukan bulan Juli-Agustus 2015 pada
minimal 100 rumah yang dipilih secara acak pada masing-masing RW/RT endemis
DBD. Data dianalisa secara deskriptif untuk menggambarkan penggunaan insektisida,
jenis formulasi, jenis bahan aktif, dan lama penggunaan. Hasil studi menemukan
sebanyak 85% responden menggunakan insektisida komersil. Sebagian besar
responden memilih menggunakan jenis insektisida bakar (83,5%), bahan aktif
yang paling banyak ditemukan adalah (43,8%) dan (30,4).
Sebagian besar responden (45,8%) sudah lebih dari lima tahun menggunakan
insektisida komersil dan lebih dominan mengaplikasikannya pada malam hari
(79,1%). Pemerintah perlu mengontrol penggunaan insektisida di masyarakat, agar
tidak terjadi resistensi vektor DBD terhadap insektisida program.
salah satu
Aedes aegypti
e
(koil)
D-allethrin Dimefluthrin
© 2019 Jurnal Vektor Penyakit. All rights reserved
*Alamat Korespondensi : email : malonda_loka@yahoo.co.id
https://doi.org/10.22435/vektorp.v1 i . 64 319 59
Malonda Maksud *, Hasrida Mustafa , Risti , Nelfita , Murni
a a a a a b
, dan Jastal
a
Balai Litbang Donggala, Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI Kesehatan
Jl. Masitudju No. 58 Labuan Panimba, Kec. Labuan, Dongaala, Sulawesi Tengah, Indonesia
Kesehatan Banj rnegara
b
Balai Litbang a , Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI
Jl. Selamanik No.16A, Kutabanjarnegara, Kec. Banjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia
Malonda Maksud, Hasrida
Mustafa, dan Murni berperan
sebagai kontributor utama.
Risti, Nelfita, dan Jastal
berperan sebagai kontributor
anggota.
Kontribusi: