209 Jurnal Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi ISSN : 2442 - 9708 (Online) Vol. 19 No. 2 September 2019 :209- 226 ISSN : 1411 - 8831 (Print) Doi: http://dx.doi.org/10.25105/mraai.v19i2.5320 PENGARUH FRAUD DIAMOND DALAM MENDETEKSI TINGKAT ACCOUNTING IRREGULARITIES Murtanto 1* Dewi Sandra 2 1,2 Universitas Trisakti 1* murayo2003@yahoo.com Abstract This study aims to analyze the factors that influence the level of accounting irregularities on pressure, opportunity, rationalization and capability with the audit committee as a moderating variable. The population in this study are construction companies, investment property companies and real estate asset companies in 2017- 2018 and the sampling technique is purposive sampling. The type of data used is secondary data from the Indonesia Stock Exchange in the form of annual financial statements. The number of samples in this study were 84 companies. This study uses logistic regression analysis to test hypotheses. The results of this study indicate that financial stability, financial need personnel, financial targets, nature of industry, ineffective monitoring, have a significant effect on accounting irregularities. However, external pressure, rationalization, capability, and audit committee did not significantly influence accounting irregularities. The audit committee weakens financial stability, financial targets, the nature of the industry against accounting irregularities. However, the audit committee does not weaken personal financial need, external pressure, ineffective monitoring, rationalization, and capability for accounting irregularities Keywords : Accounting Irregularities; Audit Committee; Diamond Fraud Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penyimpangan akuntansi pada tekanan, peluang, rasionalisasi dan kemampuan dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan konstruksi, perusahaan properti investasi dan perusahaan aset real estat pada 2017-2018 dan teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari Bursa Efek Indonesia dalam bentuk laporan keuangan tahunan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 84 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, personil kebutuhan keuangan, target keuangan, sifat industri, pemantauan yang tidak efektif, memiliki pengaruh signifikan terhadap penyimpangan akuntansi. Namun, tekanan eksternal, rasionalisasi, kemampuan, dan komite audit tidak secara signifikan mempengaruhi penyimpangan akuntansi. Komite audit melemahkan stabilitas keuangan, target keuangan, sifat industri terhadap penyimpangan akuntansi. Namun, komite audit tidak melemahkan kebutuhan