Seminar Nasional Pendidikan Matematika Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh HIMADIKA FKIP- UNWIR, 22 Desember 2018. PROGRAM EDUKASI STATISTIKA TERAPAN UNTUK RISET BIDANG PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN (PESTRIPP) UNTUK MENGANTISIPASI KETIDAK SIAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB ATAU ONLINE Oleh: Aan Juhana Senjaya E-Mail: aanjsenjaya57@gmail.com aan.juhana.senjaya@unwir.ac.id ABSTRACT These two terms that are being talked about a lot these days are the term Era of Industrial Revolution 4.0 and Literacy. The 4.0 industrial revolution was marked by the internet of Things (IoT). In this era, teachers or lecturers need to prepare themselves to use technology. Likewise, institutions where teachers or lecturers working need to facilitate so that the use of Information Technology can be carried out optimally. Mathematics teachers or lecturers are also required to have mathematical literacy skills before teaching their students through learning models that use Information Technology facilities. In fact, in general, both teachers and lecturers and the institutions they work for are not ready to implement it. This paper intends to present an example of learning design using facilities available in LapTop or NoteBook as an alternative learning model that can be prepared by teachers or lecturers independently while waiting for the readiness of the institution to facilitate. Keywords: Industrial Revolution 4.0, Information Technology, Mathematical Literacy, Microsoft Office. I. PEDAHULUAN Revolusi industri merupakan salah satu pemacu perkembangan peradaban manusia terutama dalam bidang sumber daya manusia. Revolusi industri dimulai pada awal abad 19, yaitu revolusi industri 1.0. Revolusi industri pertama ini ditandai dengan ditemukan mesin uap yang menyebabkan perubahan kebutuhan sumber daya manusia. Revolusi industri ke dua atau revolusi industri 2.0 dimulai pada awal abad 20 yang ditandai dengan tenaga listrik sebagai sumber daya utama mengantikan mesin uap. Selanjutnya revolusi industri keempat atau revolusi indistri 3.0 dimulai pada akhir abad 20 yang ditandai dengan ditemukannya alat-alat elektonik mulai dari transistor, interated circuit chips. Periode ini juga melahirkan pengembangan sistem perangkat lunak untuk memanfaatkan perangkat keras elektronik. Sistem terintegrasi, seperti perencanaan kebutuhan material, digantikan oleh alat perencanaan sumber daya perusahaan yang memungkinkan manusia untuk merencanakan, menjadwalkan, dan melacak arus produk suatu pabrik. Pada abad 21 terjadi lagi revolusi industri yang disebut revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan adanya internet of things (IOT). Perkembangan teknologi baru telah menjadi pendorong utama pergerakan ke Industri 4.0. Beberapa program yang pertama kali dikembangkan pada akhir abad ke-20, seperti sistem eksekusi manufaktur, kontrol pertokoan dan manajemen siklus hidup produk, merupakan