11
Copyright © 2020, Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia (JKPI)
___________________
Korespondensi penulis:
e-mail: alisuman_62@yahoo.com
Telp.+62 812-7144-882
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jkpi.12.1.2020.11-22
Tersedia online di: http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkpi
e-mail:jkpi.puslitbangkan@gmail.com
JURNAL KEBIJAKANPERIKANAN INDONESIA
Volume 12 Nomor 1 Mei 2020
p-ISSN: 1979-6366
e-ISSN: 2502-6550
Nomor Akreditasi Kementerian RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018
STATUS STOK UDANG JERBUNG (PENAEUS MERGUIENSIS)
DI PERAIRAN BENGKALIS DAN SEKITARNYA SERTA KEMUNGKINAN
PENGELOLAANNYA SECARA BERKELANJUTAN
STOCK STATUS OF BANANA PRAWN (PENAEUS MERGUIENSIS)
IN BENGKALIS WATERS AND ITS POSSIBILITY OF
SUSTAINABLE MANAGEMENT
Ali Suman*
1
, Duranta D. Kembaren
1
, Andina Ramadhani Putri Pane
1
dan Muhammad Taufik
1
1
Balai Riset Perikanan Laut, Jalan Raya Bogor Km 47, Nanggewer Mekar, Cibinong, Jawa Barat-Indonesia
Teregistrasi I tanggal: 25 Februari 2020; Diterima setelah perbaikan tanggal: 28 Mei 2020;
Disetujui terbit tanggal: 02 Juni 2020
ABSTRAK
Pemanfatatan sumber daya udang jerbung (Penaeus merguiensis) di perairan Bengkalis dan
sekitarnya sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan sangat intensif. Untuk menjaga
kelestariannya, dibutuhkan opsi pengelolaan agar sumber daya ini dapat dimanfaatkan secara
berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji status stok dan kemungkinan
pengelolaan udang jerbung di perairan Bengkalis dan sekitarnya. Penelitian dilakukan pada periode
survei 2013-2017 dengan metode survei dan diperkaya dengan sintesis hasil-hasil penelitian di
perairan Bengkalis. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur ukuran udang berkisar antara 12-
58 mm dengan perbadingan kelamin didominasi udang betina, sementara pola pertumbuhannya
bersifat allometrik negatif. Ukuran udang jerbung yang tertangkap pada umumnya belum memijah.
Laju pertumbuhan (K) udang jerbung sebagai 1,0/tahun dengan panjang karapas maksimum (L )
58,1 mm. Laju kematian total (Z) dan laju kematian alamiah (M) masing-masing 5,43/tahun dan
1,51/tahun. Laju kematian karena penangkapan (F) sebagai 3,92/tahun dan laju pengusahaan (E)
sekitar 0,72/tahun, sementara spawning potential ratio (SPR) adalah 8%. Dengan demikian status
stok udang jerbung sudah berada pada penangkapan berlebih (overfishing). Untuk menjamin
kelestariannya, maka perlu dilakukan opsi-opsi pengelolaan meliputi penutupan daerah/musim
penangkapan pada bulan April, melakukan pengurangan upaya penangkapan sekitar 44% dari
kondisi saat ini dan penetapan ukuran udang jerbung terkecil yang boleh ditangkap yaitu pada
ukuran panjang karapas 29,8 mm.
Kata Kunci: Pengelolaan; status stok; udang jerbung; perairan Bengkalis; WPP NRI 571
ABSTRACT
The exploitation level of banana prawn (Penaeus merguiensis) resources in Bengkalis and
surrounding waters has been done very intensive for a long time and until now. To preserve the
banana prawn resources, it needs management options to sustain the use of these resources. The
aim of this study was to identify the stock status and management of banana prawn in Bengkalis and
surrounding waters. The research was conducted during 2013 to 2017 using survey methods and
supplemented by the synthesis of investigation results from Bengkalis waters. Results show that the
prawn’s size structure ranged between 12-58 mm, the sex ratio was dominated by female and the
growth pattern was negative allometric. Most of the prawn were caught in immature condition. The
growth rate (K) was 1.0/year with maximum carapace length (L ) of 58.1 mm. Total mortality (Z) and
natural mortality (M) was 5.43/year and 1.51/year respectively. The fishing mortality (F) was at 3.92/
year and exploitation level (E) was around 0.72/year, while the spawning potential ratio (SPR) was
8%. Hence the banana prawn stock in Bengkalis and surrounding waters is in overfishing condition.
Management options are proposed in order to keep the sustainability of the resources, such as :
Status Stok Udang Jerbung........serta Kemungkinan Pengelolaannya Secara Berkelanjutan (Suman, A., et al)