Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil ISSN 2615-7195 (E) Vol. 02, Nomor 01, Maret 2019 9 Kajian Analisis Lalulintas Simpang Bersinyal di By Pass Krian Untuk Perencanaan Pelebaran Jalan dan Fly Over R. Endro Wibisono 1) , Adhi Muhtadi 2) , M. S. Donny Cahyono 3) 1) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Jl. Kampus Ketintang, Surabaya, Kode Pos 60231 Email: endro_wibisono89@yahoo.com 2) Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Narotama Jl. Arief Rachman Hakim No 51 Surabaya, Kode Pos 60117 Email: adhimuhtadi1974@gmail.com 3) Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Widya Kartika Jl. Sutorejo Prima Utara II/1 Surabaya, Kode Pos 60112 Email: shofwandonny@widyakartika.ac.id Abstract Krian Bypass intersection is a very crowded route because of its location near Sidoarjo and Mojokerto Regencies for the economic distribution of Surabaya City. There needs to be phase regulation, road widening or fly over so that the intersection traffic volume is not getting saturated. As a benchmark is the forecasting of traffic performance carried out for 3 years from 2018 to 2021. Based on the results of forecasting, the Krian Bypass intersection will decrease its DS value by widening the road so that the green time cycle will be low and turn right impact the DS value below 1 (one). The lowest 2018 DS is 1.61, while the highest DS is 2.49. While the lowest year 2021 DS is 2.72, while the highest DS is 4.85. For the solution with the right turn phase for each intersection to the north DS = 1.02, U-RT = 0.82, S = 1.38, S-RT = 0.69, T = 1.24, T-RT = 0.78, B = 1.79, B-RT = 0.04 . The solution for forecasting the flow of Krian Bypass in 2021. The calculation results made with effective width engineering, turn right and green time can reduce the DS value (Degree of Saturation) still shows DS value> 0.75 - 1, then fly over is constructed with a scenario of 20% vehicles through existing and 80% of vehicles through fly over. Year 2021 The impact of fly over shows North DS = 0.4, South = 0.51, East = 0.56, and West = 0.45. Keywords: operations; roads; traffic performance; degree of saturation; road widening; fly over Abstrak Simpang Bypass Krian merupakan jalur yang sangat padat karena lokasinya berada dekat Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto untuk distribusi perekonomian Kota Surabaya. Perlu adanya pengaturan fase, pelebaran jalan ataupun fly over agar volume lalulintas simpang tersebut tidak semakin jenuh. Sebagai tolok ukur adalah Peramalan kinerja lalu lintas dilakukan selama 3 tahun dari tahun 2018 hingga tahun 2021. Berdasarkan hasil perhitungan peramalan, simpang Bypass Krian akan menurun nilai DS nya dengan dilakukan pelebaran jalan sehingga siklus waktu hijau akan rendah dan belok kanan berdampak pada nilai DS dibawah 1 (satu). Tahun 2018 DS terendah adalah 1,61, sedangkan DS tertinggi adalah 2.49. Sedangkan tahun 2021 DS terendah adalah 2,72, Sedangkan DS tertinggi 4,85. Untuk Solusi dengan fase belok kanan untuk tiap simpang menjadi DS utara=1.02, U-RT=0.82, S=1.38, S-RT=0.69, T=1.24, T-RT=0.78, B=1.79, B-RT=0.04. Solusi peramalan arus lalu lintas Bypass Krian tahun 2021. Hasil perhitungan dengan dibuat rekayasa lebar efektif, belok kanan dan waktu hijau dapat memperkecil nilai DS (Derajat Kejenuhan) masih menunjukkan nilai DS >0.75 1, maka dilakukan pembangunan fly over dengan skenario 20% kendaraan melalui eksisting dan 80 % kendaraan melalui fly over. Tahun 2021 Dampak fly over menunjukkan DS Utara = 0.4, Selatan = 0.51, Timur = 0.56, dan Barat = 0.45. Kata Kunci: operasional; jalan; kinerja lalu-lintas; derajat kejenuhan; pelebaran jalan; fly over PENDAHULUAN Simpang bypass Krian adalah salah satu persimpangan di daerah Sidoarjo yang sering terjadi kemacetan pada saat jam puncak pagi, siang dan sore. Simpang tersebut merupakan simpang penghubung antar kota. Salah satu akses jalan untuk menuju kota Mojokerto, kota Gresik, kota Sidoarjo maupun kota Surabaya yaitu dengan melewati bypass Krian baik dari arah utara, barat maupun selatan harus melewati simpang ini terlebih dahulu, namun ruas jalan pada bypass Krian juga dapat dilewati oleh berbagai jenis kendaraan mulai dari truck hingga sepeda motor sehingga padatnya arus kendaraan akan menimbulkan permasalahan kinerja simpang. Keberadaan pedagang yang menjajakan makanannya di area bypass Krian, warung-warung dan kendaraan yang parkir sembarangan disekitar persimpangan ini, disertai dengan pelanggaran rambu lalu lintas sehingga dapat mempengaruhi kondisi eksisting yang ada dan dapat menimbulkan kemacetan. Kemacetan tersebut diakibatkan oleh volume kendaraan yang cukup padat, ditandai dengan adanya antrian kendaraan yang cukup panjang. Oleh sebab itu, perlu adanya evaluasi kinerja pada simpang bypass Krian agar lebih optimal. Untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi di simpang, maka perlu dilakukan survey dan perbandingan tingkat penggunaan kendaraan dari tahun ke tahun agar