Jurnal Mimesis Vol. I No. 1 P-ISSN : 2715-744X E-ISSN : 2721-916X 25 PASEMON: WUJUD KEELEGANAN TUTURAN DIREKTIF MASYARAKAT JAWA Astiana Ajeng Rahadini Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia (ajengrahadini@gmail.com) DOI: --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Article Info Article history: ABSTRACT This study aims to discuss about 1) the form of the pasemon which states the directive; 2) pasemon meanings; 3) the elegance side in the directive pasemon. This study included qualitative descriptive research. The object of this research is the pasemon that is used in the Javanese community, especially in the Surakarta region, especially for the pasemon which is used to request and order (directive). Data collection techniques using observation and literature study techniques. Test the validity of the data using the triangulation test method, which is by comparing the data from observations and data from the literature study. Data analysis techniques use basic techniques and advanced techniques in matching methods. The analysis showed that the being pasemon directive in the form of action and speech. The side of elegance is in the expression of requesting and governing which is done indirectly so that the speech partner still feels respected. Keywords: Pasemon; directive speech act; Javanese society ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang 1) wujud pasemon yang menyatakan direktif; 2) makna pasemon; 3) sisi keeleganan dalam pasemon direktif. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu pasemon yang digunakan di lingkungan masyarakat Jawa khususnya di wilayah Surakarta terutama untuk pasemon yang digunakan untuk meminta dan menyuruh (direktif). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Uji validitas data menggunakan uji triangulasi metode, yaitu dengan membandingkan data hasil observasi dan data hasil studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik dasar dan teknik lanjutan dalam metode padan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wujud pasemon direktif berupa tindakan dan ucapan. Sisi keeleganan terdapat pada ungkapan meminta dan memerintah yang dilakukan secara tidak langsung sehingga membuat mitra tutur tetap merasa dihormati. Kata kunci: Pasemon; tindak tutur direktif; masyarakat Jawa