154 DOI: 10.24014/jdr.v31i2.11087 IDENTITAS GAYA FESYEN ISLAMI PADA SIVITAS AKADEMIKA DI PERGURUAN TINGGI KOTA SEMARANG Arni Ernawati 1* , Erna Zuni Astuti 2 , Teguh Hartono Patriantoro 3 , Rustono Farady Marta 4 , Jouns Candy Felice Lang 5 1,2,3 Universitas Dian Nuswantoro 4,5 Universitas Bunda Mulia *Email: ernawatiarni@gmail.com Kata kunci Abstrak Sivitas akademika, identitas, fesyen islami, perguruan tinggi Identitas menjadi penciri setiap individu, terutama bagi para sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri identitas gaya fesyen islami dalam lingkup pendidikan tinggi di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas empat orang dosen dan empat orang mahasiswa di kampus swasta dan negeri di Kota Semarang. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu cara untuk mengekspresikan identitas bagi sivitas akademika muslim yaitu menggunakan busana atau pakaian islami. Busana kini telah melampaui fungsinya untuk melindungi tubuh, melainkan telah menjadi sarana komunikasi yang dapat mengekspresikan identitas diri. Semakin berkembangnya zaman, busana juga memiliki peran yang berubah mengikuti waktu. Kini fesyen islami menjadi kebutuhan bagi sivitas akademika muslim untuk mengikuti tren sekaligus menjaga kehormatan diri dan menutup aurat. Keywords Abstract Scholars, identity, islamic fashion, college Identity characterizes each individual, especially for scholars, both lecturers, and students. This study aims to explore the identity of Islamic fashion styles within the scope of higher education in the city of Semarang. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research informants consisted of four lecturers and four students at private and public campuses in the city of Semarang. The findings of this study indicate that one way to express an identity for muslim scholars to use islamic clothing or clothing. Clothing has now gone beyond its function to protect the body but has become a means of communication that can express one's identity. With the development of the times, clothing also has a role that changes with time. Now islamic fashion is a necessity for muslim scholars to follow trends while maintaining self-respect and covering their aurat (i.e. body parts required by Islam to be covered). Pendahuluan Identitas merupakan sesuatu yang melekat pada diri manusia. Identitas seseorang dapat terbentuk dengan adanya interaksi sosial dengan orang lain yang berada di Volume 31, Nomor2 Desember 2020 P-ISSN: 1412-0348 E-ISSN: 2654-3877 Jurnal Dakwah RISALAH