Abad Badruzaman 89 QOF, Volume 3 Nomor 2 Juli 2019 PrOtrEt KaUM PErEMPUaN Pra-IsLaM DaLaM aL-QUr`aN Abad Badruzaman IAIN Tulungagung abualitya@gmail.com Abstract This article intended to reveal the description of pre-Islamic women as far as the Qur’an is taken. This was done to provide a foundation of insight that how true Islam greatly elevates the dignity and status of women. Because the discussion in this paper links a theme that is in the Koran, the method used refers to the framework of the interpretation method maudhu’i (thematic). Operationally, in this article verses about pre-Islamic women was inventoried and then organized into several sub- themes which all refer to the main theme, namely pre-Islamic women. The results of the discussion by thematizing the verse shows that: first, Islam highly upholds women and gives equal status to men. Second, Islam also gives women adequate and free space to play a role in the public sphere. Third, related to the situation of women in the pre-Islamic era to the extent recorded by the Koran shows that they were oppressed at that time. A number of their rights are not granted or reduced by the ignorance system which is in favor of only men. The culmination of the cruel behavior of the ignorance system towards women is their habit of being surly when their wives give birth to baby girls, even at the extreme level they are buried alive because they are considered disgrace. Keywords: Women; Pre-Islamic; Al-Qur’an; Thematic. abstrak Artikel ini hendak mengungkap bagaimana gambaran tentang kaum perempuan era pra-Islam sejauh yang dipotret oleh al-Qur`an. Hal ini dilakukan untuk memberi landasan wawasan bahwa betapa Islam sejatinya amat meninggikan harkat dan martabat kaum perempuan. Karena pembahasan dalam tulisan ini mengaitkan sebuah tema yang ada dalam al-Qur`an, maka metode yang digunakan merujuk pada kerangka metode tafsir maudhu’i (tematik). Secara operasional, dalam tulisan ini ayat-ayat tentang kaum perempuan pra-Islam akan diinventarisir lalu diorganisasi ke dalam beberapa sub-tema yang semuanya mengacu pada tema utama, yakni kaum perempuan pra-Islam. Adapun hasil pembahasan secara tematisasi ayat menunjukkan bahwa: pertama, Islam sangat menjunjung tinggi kaum perempuan serta memberikan kedudukan yang setara dengan kaum laki-laki. Kedua, Islam juga memberi ruang yang cukup memadai dan leluasa kepada kaum perempuan untuk berperan di ruang publik. Ketiga, terkait dengan keadaan kaum perempuan di masa pra-Islam sejauh yang direkam al-Qur`an menunjukkan bahwa mereka pada masa itu merupakan kaum yang tertindas. Sejumlah hak mereka tidak diberikan atau dikurangi oleh sistem jahiliah yang berpihak hanya kepada kaum laki-laki. Puncak dari perilaku keji sistem jahiliah terhadap kaum perempuan adalah kebiasaan mereka bermuka masam saat istri-istri mereka melahirkan bayi perempuan, bahkan pada tingkat terekstrim bayi-bayi perempuan itu dikubur hidup-hidup karena dianggap aib. Kata Kunci : Perempuan; Pra Islam; al-Qur’an; Tematik.