Judul Tulisan : Partai Baru Antara Gelora, Ummat, dan Masyumi. Penulis : Gili Argenti Website : www.bantentribun.com PARTAI BARU ANTARA GELORA, UMMAT, DAN MASYUMI (REBORN) Oleh : Gili Argenti (Mahasiswa Pasca Sarjana Program Doktor Ilmu Politik Universitas Padjadjaran) Pertarungan Pemilu 2024 akan semakin semarak, dengan hadirnya beberapa partai baru diantaranya Partai Gelora Indonesia, Partai Ummat, dan Partai Masyumi (Reborn). Ketiga partai baru ini ternyata memiliki satu aspek kesamaan, mereka berasal dari komunitas Islam politik. Partai Gelora meskipun mendeklarasikan diri sebagai partai nasionalis atau partai tengah, kelahirannya tidak bisa lepas dari faksionalisasi di salah satu partai Islam, sedangkan Partai Ummat dari awal telah mengidentifikasi sebagai partai Islam, kehadiran sosok Amien Rais, semakin menempatkan partai ini berada di spektrum kanan. Begitu juga Partai Masyumi (Reborn) yang mengklaim memiliki jejak historis sebagai pewaris sah kejayaan Partai Masyumi, salah satu partai Islam yang memiliki pengaruh politik sangat besar di masa demokrasi parlementer di tahun 1950-an. Tentu dalam iklim demokrasi, pendirian partai politik merupakan hak konstitusional setiap warga negara, kita harus menghargai dan menghormati hak politik tersebut. Kehadiran partai politik baru merupakan suatu kewajaran dalam sistem demokrasi. Bahkan di Indonesia sendiri, kehadiran partai baru seakan menjadi siklus politik lima tahunan yang terus berulang. Seperti biasa menjelang perhelatan akbar pemilu nasional panggung politik diramaikan kehadiran partai- partai baru yang turut berkompetisi memperebutkan suara dari para pemilih.