JETM: Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur p-ISSN: 2620-8741 Vol. 4, No. 1, Bulan Juni Tahun 2021, hal. 32 – 36 e-ISSN: 2620-7362 32 ANALISIS DIAMETER KAWAT SPRING DAN PANJANG LOWER MOUNTING SUSPENSI BELAKANG MOTOR MATIC Listiyono 1* , Nurhadi 1 , Khambali 1 1 Politeknik Negeri Malang, Indonesia *Email Penulis: listiyono@polinema.ac.id INFORMASI ARTIKEL ABSTRACT Naskah Diterima 06/01/2021 Naskah Direvisi 29/06/2021 Naskah Disetujui 30/06/2021 Naskah Online 30/06/2021 The stability of the vehicle / motorbike is also determined by the suspension. Usually the suspension on the motor is installed right-left symmetrically. This is so that the vehicle load is evenly distributed if there is a shock / sudden load. But development and need negate each other. Currently, the development of automatic motorbikes is quite rapid. This motorbike is designed to be sleek and nimble and easy to maintain. Therefore, the rear suspension of the automatic motorbike is installed on only one side. And this usually occurs during sharp turns and high speeds and if you go through uneven roads. For this reason, it is necessary to design the right suspension so that the vehicle can maintain stability even when turning or passing uneven roads. This instability is due to the large vibration of the vehicle. The objectives of this study are 1. To determine the effect of the size of the spring wire and the length of the mounting on the vibration frequency. 2. Find the diameter of the spring wire and the length of the mounting that will give a good vibration frequency. This study uses the Desaign Of Experiment method. Desaign factor 2, namely diameter of spring wire and length of muoting. Level 3 factor is 6 mm, 7 mm and 8 mm diameter. Mounting lengths of 30 mm, 35 mm and 40 mm. Data analysis using MINITAB program. From the analysis, it is found that 1. The diameter of the spring coil wire and the mounting has a significant effect on the vibration frequency of the automatic motor. 2. The best size for wire spring diameter for coil spring motor matic is 7 mm, while the thickness of the mounting is 37 mm. Keywords: Suspension, Motorcycle, Spring Wire. Lower Mounting, vibration frequency 1. PENDAHULUAN Getaran pada bodi motor adalah salah satu faktor yang diperhitungkan jika kita menaiki mobil tersebut. Faktor getaran ini sebagai pertimbangan jika kita memakai motor tersebut. Getaran ini dapat mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendaraan. Baik sebagai pengemudi maupun penumpang. Makin kecil getaran yang terjadi kendaraan makin nyaman dikendarai maupun dinaikki. Karena gataran pada bodi akan terasa ke seluruh tubuh (penumpang). Getaran ini desebabkan oleh gerakan bolak-balik piston dalam melakukan kerja. Getaran yang terjadi pada bodi pada kendaraan akibat rambaran agar rambatan getaran ini tidak menjalar ke bodi maka perlu dicegah/redam dengan jalan memberi redaman yaitu suspensi. Sistem suspensi biasanya sangat menentukan performa motor saat jalan dengan kecepatan sedang sampai tinggi. Karena sistem suspensi yang baik menyebabkan kendaraan aman dan enak dikendalikan sehingga pengendara tidak mudah capek/lelah. Selain itu juga berpengaruh pada penumpang. Penumpangpun bisa menekmati perjalanan dengan tenang dan tidak stres. Suspensi disamping sebagai penopang berat kendaraan dan penumpang juga sebagai penekan roda. Oleh sebab itu keseimbangan tekanan pada suspensi dan berat kendaraan harus seimbang. Jika tidak seimbang maka getaran kendaraan juga tinggi. Karena getaran mesin dan kerataan jalan ini adalah sumber yang cukup besar yang terjadi pada bodi kendaraan dan dapat menjalar kesemua bagian kendaraan. Getaran pada mesin ini biasanya berasal dari pembakaran yang tidak sempurna, bahan bakar yang tidak bagus, JURNAL ENERGI DAN TEKNOLOGI MANUFAKTUR (JETM) Homepage jurnal: http://jetm.polinema.ac.id/