Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9 (1), 2019 65- 78 Copyright ©2019 Universitas PGRI Madiun ISSN: 2088-3072 (Print) / 2477-5886 (Online) Available online at: http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JBK DOI: 10.25273/counsellia.v9i1.4300 Pendekatan Tazkiyatun An-Nafs untuk membantu mengurangi emosi negatif klien Alfaiz 1 , Hengki Yandri 2 , Asroful Kadafi 3 , Rila Rahma Mulyani 4 , Nofrita 5 , Dosi Juliawati 6 1 STKIP PGRI Sumatera Barat, Sumatera Barat alfaiz@stkip-pgri-sumbar.ac.id 2 Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Kerinci hengki@iainkerinci.ac.id 3 Universitas PGRI Madiun, Madiun asrofulkadafi@unipma.ac.id 4 STKIP PGRI Sumatera Barat, Sumatera Barat rila@stkip-pgri-sumbar.ac.id 5 Universitas Langlangbuana, Bandung nofrita40@gmail.com 6 Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Kerinci dosi@konselor.org Abstrak Emosi merupakan kondisi psikologis yang bersumber dari dua faktor dalam hidup manusia, yaitu adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal merupakan aspek bawaan dan genetik, yang mana tidak bisa dipisahkan dari bagaimana individu berperilaku dan merespon, akan tetapi bisa di bentuk dan dikendalikan. Serta faktor eksternal merupakan pengaruh lingkungan yang mempengaruhi persepsi subjektif dan komunikasi sosial individu. Kondisi ini merupakan dinamika manusia dalam hidupnya akan tetapi juga bisa menjadi bencana dalam hidup sosial, banyak masalah yang muncul dari manusia yang tidak bisa mengatur emosi mereka dalam berperilaku emosi ini dikenal dengan emosi negatif dalam islam disebut dengan nafsu lawammah dan amarrah. Banyak teknik konseling yang telah dilakukan untuk membantu klien dalam membantu klien mengatur meosi negatifnya tapi teknik tersebut hanya menyentuh permukaan dari kesadaran individu itu saja tetapi tidak menyentuh transendennya diri klien seperti akhlak dan pemikiran yang mendalam akan diri klien. Seperti yang disampaikan oleh Assagioli dengan psikologi transpersonalnya bahwa pikiran dan keinginan diri merupakan diri yang transenden. Begitu juga Al Ghazali mengatakan dalam Tazkiyatun An-Nafs akhlak merupakan pikiran dan hati yang mendalam untuk membantu membentuk emosi positif dan melepaskan yang negatif. Dalam artikel ini akan didiskusikan secara lebih mendalam mengenai emosi, dan aspeknya serta bagaimana tazkiyatun an-nafs bisa disintesiskan sebagai pendekatan konseling untuk membantu melepaskan emosi negatif klien serta artikel ini juga merupakan pengembangan dari artikel sebelumnya di tahun 2017 yaitu mengenai sufism approached in school counseling service: an analysis of perspective spiritual counseling kata kunci: konselor, emosi negatif, tazkiyatun an-nafs, spiritual counseling. Kata Kunci: Konselor, Emosi Negatif, Tazkiyatun An-Nafs, Spiritual Counseling 65