Ethos (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat): 171-179 171 STIMULASI BERMAIN DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA)_HARAPAN MULYA, KEMAYORAN , JAKARTA PUSAT 1 Yusnita Mahmur, 2 Sophianita T. Amany 1 Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI, Jln Letjen Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat Telp 021-4244574, email : yusnita@yarsi.ac.id; sophianita@yarsi.ac.id Abstract. Child protection is a family and community duty. Playing can build children's intelligence, imagination, motor skills, social interaction and emotional development (Davida, 2004). The Child Friendly Integrated Public Space called RPTRA ( Ruang Public Terpadu Ramah Anak) is an open space that combines the activities and activities of citizens by implementing 10 (ten) main programs of Family Empowerment and Welfare to integrate with Child Friendly City program. To optimize the function of RPTRA and to stimulate the growth of children under five need to do stimulation of structured play. Community service activities aimed at the preparation of guidelines and skills training for mothers about play stimulation for toddlers. The method undertaken is the preparation of guidelines and skills training. This activity was carried out in Harapan Mulya RPTRA , Harapan Mulya Sub-district, Kemayoran Sub-district, Central Jakarta on February 28, 2017. The result of this activity is knowledge improvement at 100% (target 70%) and participants satisfaction at 100% (target 70%). One of the obstacles faced is the follow-up monitoring of play stimulation at home by participants. The conclusion of this activity is the increase of participant's knowledge and participant's satisfaction to this activity. Keywords: play stimulation, growth, RPTRA, mother, toddler Abstrak. Perlindungan anak merupakan tugas keluarga dan masyarakat. Bermain dapat membangun intelegensi anak, imajinasi, kemampuan motorik, interaksi sosial dan perkembangan emosi (Davida, 2004). Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) adalah tempat dan/atau ruang terbuka yang memadukan kegiatan dan aktivitas warga dengan mengimplementasikan 10 (sepuluh) program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga untuk mengintegrasikan dengan program Kota Layak Anak. Untuk mengoptimalkan fungsi RPTRA dan menstimulasi tumbuh kembang anak balita perlu dilakukan stimulasi bermain yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan penyusunan panduan dan pelatihan keterampilan untuk ibu tentang stimulasi bermain untuk balita . Metode yang dilakukan adalah penyusunan panduan dan pelatihan keterampilan. Kegiatan dilakukan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Harapan Mulia, Kelurahan Harapan Mulia, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 28 Februari 2017. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan pada 100% (target 70%) dan angka kepuasan peserta 100% dari target 70%. Salah satu kendala yang dihadapi adalah pemantaun tindak lanjut stimulasi bermain di rumah oleh peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan peserta dan kepuasan peserta terhadap kegiatan ini. Kata kunci: stimulasi bermain, tumbuh kembang, RPTRA, ibu, balita