JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 3, No.2, (2014) 2337-3520 (2301-928X Print) D-158 (2) Abstrak—Sepeda motor merupakan salah satu jenis kendaraan darat yang banyak diminati oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Salah satu diantaranya yang paling diminati adalah merk S. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan penjualan sepeda motor baru perjenis baik semua merk maupun merk S di area penjualan Surabaya dengan menggunakan regresi panel. Adapun variabel prediktor yang diduga berpengaruh adalah jumlah penduduk usia produktif, PDRB perkapita, IPM, dan laju pertumbuhan ekonomi, dengan menggunakan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier didapatkan metode estimasi regresi panel. Ketiga uji tersebut pada taraf α=5% menunjukkan bahwa variabel respon YTC, YSC, YSM, YSS diestimasi dengan fixed effect model, variabel YTM diestimasi dengan random effect model, sedangkan variabel YTS diestimasi dengan common effect model. Adapun peramalan dilakukan dengan mensubtitusikan hasil trend analysis atau regresi dummy dari masing- masing variabel prediktor pada model regresi panel yang diperoleh. Kata Kunci—Penjualan Sepeda Motor Baru, Regresi Panel, Trend Analysis. I. PENDAHULUAN EPEDA motor merupakan jenis alat transportasi darat yang paling digemari oleh sebagian besar masyarakat dibandingkan dengan jenis alat transportasi darat lainnya. Data kepolisian Republik Indonesia menyatakan rata-rata kenaikan jumlah sepeda motor di Indonesia dari tahun 1987 sampai 2012 sebesar 11,43%, persentase tersebut terbesar dibandingkan dengan jenis kendaraan darat lainnya [1]. Terdapat beberapa merk sepeda motor yang diperjual belikan di Indonesia. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan bahwa pada Januari 2014 market share sepeda motor merk S menempati urutan pertama dengan persentase penjualan sebesar 63% [2]. Data tersebut menunjukkan bahwa sepeda motor merk S paling diminati masyarakat Indonesia, sehingga menarik untuk dianalisis penjualannya. Penjualan sepeda motor baru merk S di Propinsi Jawa Timur untuk jenis matic cenderung mengalami kenaikan, berbeda dengan jenis cub yang penjualannya cenderung menurun, adapun jenis sport penjualannya cenderung naik secara perlahan. Hal inilah yang menjadikan penjualan untuk masing-masing jenis juga menarik untuk diamati, sehingga nantinya dapat diketahui jenis apa yang sekiranya memimpin penjualan sepeda motor untuk beberapa tahun mendatang [3]. Salah satu penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan sepeda motor Yamaha di kota Medan adalah pendapatan perkapita, harga kompetitor, dan harga produk itu sendiri [4]. Faktor lain yang diduga berpengaruh terhadap penjualan adalah faktor promosi, jumlah penduduk usia produktif, dan IPM. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi panel. Regresi panel merupakan suatu metode untuk memodelkan data perpaduan antara cross section dan time series. Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk meramalkan jumlah penjualan sepeda motor baru merk S di area penjualan Surabaya menggunakan regresi panel dengan mensubtitusikan hasil trend analysis atau regresi dummy masing-masing variabel prediktor pada masing-masing model regresi panel yang diperoleh. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Regresi Data Panel Data panel merupakan data yang mengacu pada penyatuan pengamatan cross-section selama beberapa periode waktu [5]. Secara umum, model regresi data panel dapat dituliskan sebagai berikut [6]. = + X =1 + = 1,2, … , ; = 1,2, … , ; = 1,2, … , dimana : Variabel respon : Komponen intersep : Variabel prediktor : Komponen Slope : Residual B. Estimasi Model Regresi Data Panel Beberapa hal yang mungkin terjadi saat menggunakan data panel adalah koefisien slope dan intersep yang bervariasi pada setiap unit cross section dan setiap periode waktu. Model regresi data panel dapat diestimasi dengan menggunakan tiga pendekatan, yakni common effect model, fixed effect model, dan random effect model. 1. Common Effect Model (CEM) Common effect model (CEM) merupakan model regresi data panel yang paling sederhana dengan mengasumsikan bahwa intersep untuk masing-masing unit cross section bernilai sama [7]. = + X =1 + . 2. Fixed Effect Model (FEM) Peramalan Penjualan Sepeda Motor Baru Di Area Penjualan Surabaya Dengan Menggunakan Regresi Panel Zakiyah El Khoiroh Tsani dan Dwi Endah Kusrini Jurusan Statistika, FMIPA, ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail : dwi_endah@statistika.its.ac.id S (1)