14 ANALISIS KELAYAKAN BANGUNAN GEDUNG PASAR SUKASARI BOGOR MELALUI PENDEKATAN LAIK FUNGSI BANGUNAN Muhamad Lutfi, Bagus Nur Zein Syaifullah Program Studi Teknik Sipil Universitas Ibn Khaldun Bogor, INDONESIA E-mail: mlutfi@ft.uika-bogor.ac.id ABSTRAK Bangunan Gedung Pasar Sukasari mengalami penurunan fungsi bangunan, salah satunya adalah masalah struktur bangunan yang di anggap kurang layak seperti kondisi fisik bangunan dan juga elemen struktur bangunannya yang sudah banyak terdapat kerusakan-kerusakan karena melihat dari usia bangunan Gedung Pasar Sukasari sekitar 25 tahun, sehingga dianggap perlu dilakukan suatu analisis atau kajian kelayakan fisik bangunan Pasar Sukasari. Pemeriksaan kelayakan fisik bangunan Pasar Sukasari Bogor dengan cara pemeriksaan visual dan pemeriksaan kuat tekan beton berdasarkan persyaratan teknis beton yang berlaku, sehingga akhirnya didapat nilai tingkat kelayakan atau keandalan fisik bangunan Pasar Sukasari Bogor serta rekomendasi yang dapat ditindaklajuti oleh PD Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) sebagai pengelola dari bangunan Pasar Sukasari Bogor. Hasil pemeriksaan, sekitar 50 % struktur balok dan plat lantai di lantai 1 mengalami korosi pada tulangannya. Hal ini diakibatkan pelapukan pada beton. Dari segi fisik, merembesnya air pada struktur tersebut terlihat telah berlangsung cukup lama dan berulang- ulang, didapat rerata kerusakan pada balok adalah 19,5%, kerusakan pada kolom 19% dan kerusakan pada pelat adalah 20%, sehingga hal ini akan mempengaruhi kekuatan struktur bangunan. Hasil uji tekan beton menunjukan bahwa mutu beton bangunan pada lantai 2 yang berupa dak beton dimana lantai tersebut diperuntukannya untuk Pujasera, tidak memenuhi standar minimal mutu beton bagi struktur bangunan tahan gempa (>20 MPa). Hasil penilaian Keandalan Bangunan Gedung Pasar Sukasari, dimana tingkat keandalan aspek struktur adalah tidak andal dengan bobot poin 20,48 lebih kecil dari nilai 25,5 (85% x 30), maka berdasarkan UU Bangunan Gedung Nomor 28 Tahun 2002 dapat disimpulkan bahwa keandalan bangunan Gedung Pasar Sukasari Bogor masuk kategori “Tidak Andal” sehingga langkah kebijakan yang dapat diambil oleh PDPPJ adalah ada 4 (empat) opsi yaitu: (1) melakukan perbaikan; (2) melakukan perkuatan; (3) melakukan retrofitting dan (4) melakukan perombakan atau pembongkaran. Kata Kunci: bangunan gedung pasar; analisis kelayakan fisik; keandalan bangunan gedung. ABSTRACT Sukasari Market Building building has decreased the function of the building, one of which is the problem of building structures which are deemed unfeasible such as the physical condition of the building and also the structural elements of the building which have been damaged because of the age of the building of the Sukasari Market Building around 25 years, so it is considered it is necessary to conduct an analysis or study of the physical feasibility of the Sukasari Market building. Examination of the physical feasibility of the Bogor Sukasari Market building by visual inspection and concrete compressive strength inspection based on the prevailing concrete technical requirements, so that finally obtained the value of the physical feasibility or reliability of the Sukasari Bogor Market building and recommendations that can be followed up by PD Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) as the manager of the Sukasari Bogor Market building. The results of the inspection, about 50% of the beam and plate structure of the floor on the 1st floor had corrosion on the reinforcement. This is caused by weathering in concrete. From a physical point of view, the water seepage in the structure seems to have lasted quite a long time and repeatedly, the average damage to the beam is 19.5%, the damage to the column is 19% and the damage to the plate is 20%, so this will affect the strength of the building structure. Concrete compression test results show that the quality of concrete on the 2nd floor in the form of concrete where the floor is intended for Food Court, does not meet the minimum standard of concrete quality for earthquake resistant building structures (> 20 MPa). The results of the Sukasari Market Building Reliability assessment, where the level of reliability of structural aspects is not reliable with a weighting point of 20.48 smaller than the value of 25.5 (85% x 30), then based on Building Law No. 28/2002 it can be concluded that the reliability of the Market Building Sukasari Bogor is in the category of "Not Reliable" so that the policy steps that can be taken by the PDPPJ are 4 (four) options, namely: (1) making improvements; (2) strengthening; (3) retrofitting and (4) reforming or dismantling. Keywords: market buildings; physical feasibility analysis; building reliability. Received: 20-12-2019 Revised: 18-01-2020 Accepted: 14-05-2020 Available online: 22-05-2020