Prosiding Seminar Nasional ke-16 Teknologi dan Keselamatan PLTN Serta Fasilitas Nuklir ISSN : 0854 - 2910 Hal. 275-281 275 PENGEMBANGAN NANOKOMPOSIT PANi (HCl)-TiO 2 SEBAGAI MATERIAL PELAPIS ANTI KOROSI M. Zainul Asrori, Andry Permana, Devi Sukma, Darminto Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Email: asroris@physics.its.ac.id ABSTRAK Telah dilakukan sintesis komposit berbasis polianilin dengan menggunakan pengisi partikel nano TiO 2 (anatase dan rutile). Sintesis PANi dilakukan dengan menggunakan metode reaksi kimia, sementara partikel nano TiO 2 dengan menggunakan teknik hidrotermal. Penyiapan komposit dilakukan dengan menggunakan teknik pencampuran mekanik. Konduktivitas listrik diukur dengan menggunakan metode 4-titik menghasilkan 2,412 S/cm untuk PANi(HCl), 1,832 S/cm untuk PANi(HCl)- TiO dengan 10% berat TiO 2 anatase, serta 1,641 S/cm dengan 10% berat TiO 2 rutile. Dari sisi ketahanan korosi penambahan TiO 2 (anatase dan rutile) menunjukkan material menjadi lebih tahan terhadap korosi. Sementara, seng tanpa pelapisan memiliki laju korosi 4,026 x 10 -3 mpy, sedangkan dengan pelapisan cat saja adalah 1,921 x 10 -3 mpy, dengan cat dan TiO 2 anatase 30% adalah 1,119 x 10 -3 mpy, sedangkan hasil optimal dicapai oleh rutile dengan ketahanan korosi sebesar 1,031 x 10 -3 mpy. Dari aspek degradasi fotokatalitik, penambahan 20% rutile akan meningkatkani ketahanan terhadap UV yang cukup besar, sedangkan penambahan 20% anatase mengakibatkan kerusakan rantai, dan degradasi ini juga menurunkan nilai konduktivitas listrik. Kata Kunci : Nanokomposit PANi, TiO 2 rutile, TiO 2 anatase, doping, fotokatalistik. ABSTRACT It has been synthesized polyaniline-based composite using nano-TiO 2 filler particles (anatase and rutile phase). Synthesis of PANi were calculated using a chemical reaction, while the synthesis of TiO2 nanoparticles using hydrothermal techniques. Preparation of the composite was done by using mechanical mixing techniques. Electrical conductivity was measured using four-point probe produces 2.412 S / cm for PANi (HCl), 1.832 S/cm for PANi (HCl)-TiO with 10 wt% anatase TiO 2 , and 1.641 S/cm with 10wt% of TiO 2 rutile. In terms of corrosion resistance of the addition of TiO 2 showed the material becomes more resistant to corrosion. Meanwhile, the zinc material has a corrosion rate of 4.026 x 10-3 mpy when not coated, whereas with just the paint coating is 1.921 x 10-3 mpy, with the paint and 30% TiO 2 anatase is 1.119 x 10-3 mpy, while the optimal results achieved by rutile with the corrosion resistance of 1.031 x 10-3 mpy. From the aspect of photocatalytic degradation, the addition of 20% rutile will increase the resistance to UV are quite large, while the addition of 20% anatase caused damage to the chain, and this degradation is also reducing the value of electrical conductivity. Keywords: PANi Nanocomposite, rutile TiO 2 , anatase TiO 2 , doping, photocatalystic PENDAHULUAN Dewasa ini pengembangan bahan komposit berbasis polimer konduktif telah banyak dan terus dikembangkan sebagai upaya untuk merekayasa material untuk kepentingan manusia. Pengembangan bahan komposit berbasis polimer konduktif dilakukan baik dengan merekayasa bahan matrik dari polimer maupun rekayasa terhadap bahan pengisi (1) . Bahan komposit berbasis polimer merupakan bahan alternatif pilihan pada beberapa keperluan penerapan, mengingat sifat bahan ini dapat dikendalikan dengan cara memilih bahan- bahan penyusun komposit pada saat proses sintesanya (2) . Material komposit berbasis polimer disintesa dari bahan utama polimer sebagai matrik dan bahan yang dicampurkan sebagai bahan pengisi (filler). Sifat fisis dan mekanik akhir bahan komposit yang dihasilkan sangat ditentukan oleh karakteristik sifat bahan pengisinya, yang meliputi ukuran partikulit, konsentrasi, bentuk dan distribusi partikulit dalam matrik serta sifat ikatan antar permukaan antara bahan matrik dengan bahan pengisi (1) . Sejauh ini telah dilakukan berbagai penelitian bahan komposit berbasis polimer konduktif konvensional dan PANi