AGROLOGIA: Volume 8, Nomor 2, Oktober 2019, halaman 63-70 p-ISSN 2301-7287; e-ISSN 2580-9636 63 Efek Aplikasi Pupuk Hayati terhadap Populasi Mikroba dan Ketersediaan Unsur Hara Makro pada Tanah Entisol A. Marthin Kalay 1) , Alexander Sesa 2) , Adelina Siregar 1) , Abraham Talahaturuson 1) 1 Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka Ambon 97233 2 Balai Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Maluku. Jl. Pertanian No 3. Passo, Ambon 97232 Email : marthinkalay@gmail.com ABSTRAK Penggunaan mikroba sebagai pupuk hayati untuk meningkatkan produktivitas tanaman merupakan tindakan budidaya yang efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk pupuk hayati konsorsium yang berasal dari akar bambu (PHK-AB), akar rumput gajah (PHK-ARG) dan pupuk hayati konsorsium Bion Up (PHK- Bion Up) dengan konsentrasi berbeda terhadap populasi total jamur dan bakteri; dan ketersediaan unsur hara makro pada tanah entisol setelah tanaman sawi. Perlakuan yang dicobakan adalah tanpa perlakuan (kontrol); aplikasi PHK- Bion UP, PHK-AB dan PHK-ARG masing-masing dengan dengan konsentrasi 1%, 1,5%, dan 2%. Hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian pupuk hayati konsorsium Bion UP, pupuk hayati asal akar bambu dan pupuk hayati konsorsium asal akar rumput gajah dapat : (1) menurunkan populasi total jamur tetapi meningkatkan populasi total bakteri; (2) pH dan kandungan N-total tanah tidak mengalami perubahan; (3) kandungan P2O5 dan K2O tersedia tanah mengalami peningkatan. Pnelitian ini menjelaskan bahwa perbedaan konsentrasi antara pupuk hayati tidak memberikan pengaruh terhadap populasi total jamur dan bakteri, pH, kandungan N-total, dan kandungan P2O5 dan K2O tersedia tanah. Kata kunci: akar bambo, akar rumput gajah, biokontrol, pupuk hayati. Application Effects of Biological Fertilizer on Microbial Populations and Availability of Macro Nutrients in Entisol Soil ABSTRACT The use of microbes as biofertilizer to increase crop productivity thorugh efficient, environmentally friendly and sustainable way. The aim of this study was to examine the effect of biofertilizer made from a bamboo root (PHK-AB), elephant grass (PHK-ARG) and a Bion-UP biofertilizer consortium with a different concentration on the total population of fungi and bacteria; and the availability of macro nutrients in Entisol soil order after pak choi cultivation. The experimental treatment was without treatment (control); application of PHK-Bion UP, PHK-AB and PHK-ARG respectively with concentrations of 1%, 1.5%, and 2%. The results showed that Bion UP application combined with PHK-AB and PHK-ARG was able to (1) reduce the total population of fungi but increase the total population of bacteria; (2) maintian the pH and total N-content in soil ; (3) increased the available P2O5 and K2O content in soil. This experiment coclude that different concentrations of biofertilizers had no effect on the total population of fungi and bacteria, pH, total N-content, and the available P2O5 and K2O in soil. Keywords: Bambo root, Biocontrol, Biological fertilizer, Elephant grass root. PENDAHULUAN Tanah sehat dan subur merupakan sistem hidup dinamis yang dihuni oleh berbagai organisme (mikro flora, mikro fauna, serta meso dan makro fauna). Mikroba tanah berperan dalam proses penguraian bahan organik, melepaskan nutrisi ke dalam bentuk