Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10 No. 1 Juli 2019 (ISSN: 2086-3454 EISSN: 2549-4058) url: http://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac.id DOI : https://doi.org/10.33859/dksm.v10i1 Acute Grief: Pengalaman Duka saat Ibu Kehilangan Perinatal 132 Acute Grief: Pengalaman Duka saat Ibu Kehilangan Perinatal Erni Samutri1, Widyawari2, Wenny Artanty Nisman2 1Universitas Alma Ata Yogyakarta 2Program Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran Keseharan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada Correspondence author: Erni Samutri Telepon: 081288397167, E-mail: samutri7@gmail.com DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v10i1.445 Abstrak Latar Belakang: Kehilangan perinatal terjadi karena kematian janin pada usia lebih dari 22 minggu dan kematian bayi baru lahir hingga usia 28 hari kehidupan. Respon duka yang terjadi pada empat hingga enam minggu setelah peristiwa kematian janin/bayi disebut acute grief (duka akut) dan dianggap sebagai respon yang normal. Pada kehilangan perinatal, pengalaman acute grief yang tidak dikelola dengan tepat akan meningkatkan kerentanan ibu untuk mengalami gangguan kelekatan pada kehamilan berikutnya maupun gangguan psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman acute grief pada ibu dengan kehilangan perinatal dan upaya yang dilakukan ibu untuk mengelola duka yang dialami. Metode: Partisipan dalam penelitian ini adalah ibu dengan pengalaman kehilangan perinatal yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Jumlah partisipan hingga tercapai saturasi data dalam penelitian ini adalah 9 partisipan. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu a) ibu dengan pengalaman acute grief karena kehilangan perinatal, b) lama kehilangan perinatal yaitu 7 minggu – 2 tahun. Analisa data pada penelitian ini menggunakan modified Stevick-Colaizzi-Keen. Hasil: Penelitian ini menghasilkan tiga temuan tema yaitu ibu mengalami berbagai perasaan duka yang bercampur menjadi satu, ada kekosongan setelah kehilangan perinatal, dan pendekatan spiritual sebagai strategi koping yang bermakna. Kesimpulan: Kehilangan perinatal telah mengarahkan ibu pada pengalaman acute grief. Strategi koping pendekatan spiritual menjadi strategi yang digunakan oleh semua ibu dan memberikan hasil yang bermakna bagi kestabilan emosional ibu. Perlu adanya peran aktif dari tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan psikologis dan atau konseling kepada ibu untuk membangun strategi koping yang adaptif dan meningkatkan outcome kesehatannya. Kata Kunci: kehilangan perinatal, acute grief, koping, pendekatan spiritual.