Jurnal Ilmiah AVICENNA ISSN : 1978 – 0664 EISSN: 2654 – 3249 | Sindrom Pramenstruasi Pada Remaja....( Rahmi Susanti, Reny Noviasty, dan Riza Hayati Ifroh) 19 SINDROM PRAMENSTRUASI PADA REMAJA PRA-MENSTRUAL SYNDROME IN ADOLESCENTS Oleh: Rahmi Susanti 1 , Reny Noviasty 2 , dan Riza Hayati Ifroh 3 1 Departemen Biostatistika dan Ilmu Kependudukan 2 Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat 3 Departemen Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia Email :rachmi.rachmat@gmail.com ABSTRACT Menstruation is an experience for young women. Menstrual experiences can be surprising and full of emotional. Response to menstruation can be a positive response even negative. This research aims to give a picture of the adolescent response that occurs during the pre menstrual period and analyze the factors related to the menstrual period of the first period of menstruation, breakfast habits, and physical and non physical complaints that arise pre menstrual. The population of this study is all young women in RT 23, Bukuan, Samarinda City, The technique used is population study so that the sample taken is young women who have experienced menstrual phases and numbered 35 persons. Based on the univariate test, the syndrome most commonly complained of by adolescents during the pre-menstrual phase is angry (29 teenagers), mixed feelings (26 teenagers) and as many as 26 teenagers report pain experiences during the period of time (dysmenorrhea). Bivariate test results show there is a habit of breakfast habits with physical complaints (abnormal uterine bleeding and dysmenorrhea) with p-value: 0.012, while in other factors is not indicated a significant relationship. The study provided that out of the whole youth, 82.8% reported non-physical complaints and 74.2% experienced physical complaints during the period before and during menstruation. Keywords: Dysmenorrhea, Pre-menstrual, Teens ABSTRAK Menstruasi merupakan suatu pengalaman bagi remaja perempuan. Pengalaman menstruasi dapat mengejutkan dan penuh emosional. Respon terhadap menstruasi dapat berupa respon positif bahkan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang respon remaja yang terjadi saat pramenstruasi dan menganalisis faktor yang terkait dengan menstruasi yakni usia pertama kali menstruasi, kebiasaan sarapan, dan gangguan somatik dan afektif yang muncul pramenstruasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja putri di RT 23 kelurahan BukuanKota Samarinda, Teknik yang digunakan adalah studi populasi sehingga sampel yang diambil merupakan remaja putri yang telah mengalami fase menstruasi dan berjumlah 35 orang. Berdasarkan uji univariat, sindrom yang paling sering dikeluhkan oleh remaja selama fase pramenstruasi adalah suka marah (82,9%), perasaan campur aduk (74,3%) dan sebanyak 74,3% remaja melaporkan pengalaman nyeri saat periode berlangsung (dysmenorrhea). Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan kebiasaan sarapan dengan gangguan afektif (p-value: 0,012), sedangkan pada faktor lain tidak ditunjukkan adanya hubungan yang signifikan. Penelitian ini memberikan informasi bahwa dari keseluruhan remaja, 82,8% melaporkan keluhan non fisik dan 74,2% mengalami keluhan fisik saat periode sebelum dan saat menstruasi. Kata kunci :Dysmenorrhea, Pramenstruasi, Remaja