© 2019 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat JPM Wikrama Parahita p-ISSN 2599-0020, e-ISSN 2599-0012 PENDAMPINGAN TATA KELOLA KEUANGAN, ASET DAN PAJAK TIGA DESA DI KABUPATEN BOGOR Soffan Marsus * ,Andykha David Novri Sitanggang, Ajar Parama Adhi, I Wayan Mardhana Program Studi Diploma IV Akuntansi, Politeknik Keuangan Negara STAN Article history Received : 26-02-2019 Revised : 20-05-2019 Accepted : 29-05-2019 *Corresponding author Soffan Marsus Email : soffanm@pknstan.ac.id Abstraksi kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi penggunaan aplikasi sistem keuangan desa, pelaksanaan kewajban perpajakan bendahara desa serta penatausahaan aset desa di Desa Cibereum, Desa Sukamaju, dan Desa Cipayung Datar di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dalam program kuliah kerja mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian diperoleh hasil bahwa Desa Cibereum dan Desa Cipayung Datar sudah mengimplementasikan aplikasi ini secara baik. Dari aspek perpajakan desa, kendala utama yang dihadapi dari ketiga desa di atas adalah pemahaman kewajiban pelaporan. Khusus Desa Sukamaju, didapati kendala yakni kesulitan membuat e-billing untuk pembayaran pajak. Perangkat Desa Cibereum dan Cipayung Datar sudah memahami mekanisme e-billing. Dari aspek pengelolaan aset desa, Desa Sukamaju mendokumentasikan dengan sangat baik perihal bukti kepemilikan aset. Desa Cipayung Datar sudah menggunakan Kertas Kerja Inventaris (KKI) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Desa Cibereum juga sudah melakukan pencatatan dengan sangat baik meski belum sepenuhnya sesuai dengan format yang ditentukan. . Keywords: Aset Desa, Pengabdian Masyarakat Perpajakan Desa, Sistem Keuangan Desa, Abstract This community service activity aims to evaluate the use of the village financial system application, the implementation of tax obligations for village treasurers and administration of village assets in Cibereum Village, Sukamaju Village, and Cipayung Datar Village in Bogor Regency. This activity involves students in the student work program. The results of the service activities obtained results that the Cibereum Village and Cipayung Datar Village had implemented this application well. From the aspect of village taxation, the main obstacle faced by the three villages above is understanding reporting obligations. Especially for Sukamaju Village, it found that there were difficulties in making e-billing for paying taxes. The Cibereum and Cipayung Datar Villages already understand the mechanism of e-billing. From the aspect of managing village assets, Sukamaju Village documents very well the evidence of asset ownership. Cipayung Datar village has used Inventory Working Paper (KKI) by the applicable laws and regulations. Cibereum Village has also recorded very well even though it is not entirely by the specified format. Keywords: Community Service, Tax Related Activity, Village Assets, Village Financial System © 2019 Penerbit LPPM UNSERA. All rights reserved PENDAHULUAN Desa merupakan struktur pemerintahan yang mempunyai peranan yang strategis dalam untuk untuk mengatur pemerintahan, dan kepentingan masyarakat setempat dalam menopang pembangunan bangsa (Sulumin, 2015; Wida, Supatmoko, & Kurrohman, 2017). Jika kita mengajukan pertanyaan, pembangunan di wilayah manakah yang harus lebih diperhatikan oleh pemerintah, pembangunan, di desa kah ataukah pembangunan di kota? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan tergantung kepada dimensi pembangunan mana yang akan menjadi pertimbangan pemerintah. Jika dimensi pemba- ngunan pemerintah lebih berjangka pendek, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di depan mata, maka pembangunan perkotaan harus lebih diperhatikan. Namun jika pembangunan diharapkan dapat menjadi dasar penyelesaian permasalahan yang lebih berjangka panjang, maka pembangunan wilayah pedesaan akan