ISSN: 1858-4837; E-ISSN: 2598-019X
Volume 15, Nomor 1 (2020),
https://jurnal.uns.ac.id/region
DOI: 10.20961/region.v15i1.23188
Received: August 25, 2018; Accepted: September 15, 2018; Available online: January 10, 2020
Copyright © 2020, REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
Kesesuaian pelayanan pergerakan pejalan kaki terhadap konsep
transit oriented development (Studi kasus: kawasan Dukuh
Atas, DKI Jakarta)
Suitability of pedestrian movement services to the concept of transit oriented
development (Case study: Dukuh Atas area, DKI Jakarta)
A S Ningrum
1
, W Astuti
1
, dan H Mukaromah
1
1
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas
Maret, Surakarta, Indonesia
Corresponding author’s email: asetianingrm@gmail.com
Abstrak. Salah satu tujuan pengembangan Transit Oriented Development (TOD)
adalah mewujudkan lingkungan ramah pejalan kaki pada kawasan kompak yang
berbasis transit. Desain kawasan TOD juga mendorong penggunaan moda transportasi
umum untuk mendukung pergerakan penduduk. RTRW Provinsi DKI Jakarta 2011-2030
menetapkan Dukuh Atas sebagai kawasan TOD yang diharapkan mampu memberikan
pelayanan bagi pergerakan pejalan kaki secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kesesuaian dari pelayanan pergerakan pejalan kaki terhadap konsep TOD
di Kawasan Dukuh Atas. Kesesuaian pelayanan pergerakan pejalan kaki ditinjau dari
komponen kawasan kompak, simpul transit, jalur pejalan kaki dan fasilitas penunjang.
Metode analisis adalah kuantitatif dengan teknik analisis skoring yang menggunakan
sakala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelayanan
pergerakan pejalan kaki di Kawasan Dukuh Atas sudah sesuai dengan konsep TOD,
namun diperlukan adanya peningkatan pelayanan pada beberapa aspek guna
mengoptimalkan pelayanan terhadap pejalan kaki.
Kata Kunci: Pejalan Kaki; Pelayanan Pergerakan; Simpul Transit; Transit-Oriented
Development; Transportasi
Abstract. One of the goals of developing Transit-Oriented Development (TOD) is to
create a pedestrian-friendly environment in a compact, transit-based area. The design
of the TOD area also encourages the use of public transportation modes to support
resident's movements. DKI Jakarta Provincial Spatial Plan 2011-2030 sets Dukuh Atas