Meneladani Strategi Ahli Hadis Dalam Menyeleksi Riwayat Hoax 337 Riwayah: Jurnal Studi Hadis Volume 4 Nomor 2 2018 Riwayah: Jurnal Studi Hadis issn 2460-755X eissn 2502-8839 Tersedia online di: journal.stainkudus.ac.id/index.php/riwayah MENELADANI STRATEGI AHLI HADIS DALAM MENYELEKSI RIWAYAT HOAX Muhammad Agus Zuhurul Fuqohak Institut Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia fuqohak@gmail.com Abstrak Penelitian ini berusaha mengungkap usaha dan strategi para ulama hadis dalam menyeleksi hadis-hadis palsu yang mulai bertebaran di zamân fitnah (politik panas) untuk kemudian dikaitkan dengan tata cara menghadapi berita-berita hoax yang juga bertebaran di era sekarang ini. Tulisan yang menggunakan metode penelitian kualitatif dan bersumber data kepustakaan ini menemukan bahwa hadis-hadis palsu itu bisa diidentifikasi dengan lemahnya susunan kata, sistem sanad yang menjanggalkan dan sejenisnya. Kemudian upaya para ulama hadis itu terlihat dengan pembukuan besar- besaran hadis-hadis palsu. Lalu, menganalisa tajam pula tentang siapa yang dicurigai telah memalsukan hadis. Tidak hanya itu, sumber-sumber hadis pun digalakkan dengan kuat agar benar-benar menutup celah menuju hadis palsu. Ini bisa menjadi teladan agar penanganan berita hoax harus serius. Sebab, esensi dari hadis palsu dan berita hoax juga sama. Yaitu tidak memiliki data sumber yang jelas dan bisa dipertanggung-jawabkan. Kata Kunci: hadis berita hoax dan riwayat hoax Abstract This research seeks to uncover the efforts and strategies of the hadith scholars in selecting false hadith that began to spread in the hot politics to be linked to the procedures for dealing with hoax news that also spread in the present era. The writing that uses qualitative research methods and sourced from library data finds that these false hadith can be identified by the weakness of the texts, the dislodging system of the