352 PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH PEMROGRAMAN KOMPUTER (STUDI KASUS: UNISDA LAMONGAN) Nisaul Barokati 1) , Fajar Annas 2) 1 Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2 Jurusan Akuntansi dan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul Ulum Lamongan Jl. Airlangga 3 Sukodadi Lamongan, 62253 Telp : (0322) 390497, Fax : (031) 390929 E-mail: nisaul.seliro@gmail.com Abstract Information Technology is one of the biggest contribution to modern world. Meanwhile, learning is an activity which involving several persons with knowledge acquisition as their main purpose. E- Learning become one of the solution towards globalization either for students or teachers in order to minimize time and distance in learning process. Learning outcome can be achieved by several sequential processes with certain stages in those processes. In this study, a spesific course in a university (UNISDA) environment was taken as an example of E-Learning. Computer Programming which has the closest relationship towards Information Technology was chosen to be implemented first to build in one of E- Learning Modules. The result shows that E-Learning can create different and better learning atmosphere compared to before E-Learning implementation. Abstrak Teknologi Informasi merupakan salah satu tolak ukur terbesar bagi tingkat modern di dunia. Sedangkan, proses pembelajaran adalan proses yang melibatkan beberapa orang dengan tujuan untuk memperoleh pengetahuan. E-Learning menjadi salah satu solusi dalam menghadapi kemajuan teknologi dengan tetap mempertimbangkan kaidah-kaidah yang terdapat dalam proses pembelajaran. E-Learning juga memiliki kelebihan untuk meminimalkan efek dari waktu dan jarak yang selalu muncul dalam proses perolehan pengetahuan. Pada penelitian ini, mata kuliah Pemrograman Komputer dijadikan salah satu uji coba pertama dalam implementasi E-Learning. Mata kuliah Pemrograman Komputer ini telah diterapkan pada salah satu universitas di Indonesia (UNISDA) dan terdapat beberapa perbedaan yang lebih baik bila dibandingkan dengan sebelum implementasi E-Learning. Kata kunci: pembelajaran, hasil belajar, blended learning 1. PENDAHULUAN Dewasa ini, kita telah memasuki masa yang disebut sebagai abad pengetahuan (knowledge age). Tahapan tonggak sejarah peradaban manusia tersebut dilalui dengan belajar sepanjang hayat. Pada abad pengetahuan teknologi utama yang menjadi landasannya adalah komputer (Wasis, 2010). Hakekat pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan dan nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar (Chepi, 2003). Hasil belajar diperoleh melalui proses atau tahapan tertentu, dan pebelajar mengkonstruksi pengetahuan tidak secara spontan atau instant, namun bertahap. Hasil belajar yang diperoleh dari kegiatan belajar membutuhkan interaksi dengan sumber belajar, khususnya interaksi yang sifatnya manusiawi yaitu sifat individu yang kolaboratif (Wasis, 2010). Sumber belajar dalam hal ini bisa berupa buku atau pendidik. Fungsi pendidik akan berubah ke arah pendidik sebagai pengelola pembelajaran. Fungsi pendidik yaitu merancang penyediaan sumber-sumber belajar agar belajar menjadi lebih mudah, lebih cepat, lebih menarik, dan lebih menyenangkan (Wasis, 2005). Pendidik dapat melaksanakan pembelajaran baik secara online maupun tradisional. Walther (1996) menyatakan bahwa pembelajaran online mempunyai karakteristik komunikasi yang unik terutama komunikasi asyncronous yang cenderung komunikasi tingkat tinggi. Brook et all (2006) menyatakan bahwa pembe- lajaran yang berbasis web saja tidak cukup berhasil melaksanakan tujuan pembela-jaran,