11 KAJIAN KELISTRIKAN PLASMA PIJAR KORONA MENGGUNAKAN ELEKTRODA MULTI TITIK-BIDANG DALAM PERLAKUAN TEKSTIL ELECTRICAL STUDY OF CORONA GLOW DISCHARGE PLASMA USING MULTI POINT TO PLANE ELECTRODES IN TEXTILE TREATMENT Ade Ika Susan 1 , Achmad Sjaifudin T., 2 , Mohamad Widodo 3 , Muhammad Nur 1,4 1 Magister Ilmu Fisika Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang E-mail: adeika.susan@st.fisika.undip.ac.id 2 Balai Besar Tekstil, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 390 Bandung E-mail: texirdti@bdg.centrin.net.id 3 Jurusan Kimia Tekstil, Politeknik STTT Bandung, Bandung E-mail: mwidodo@stttekstil.ac.id 4 Center for Plasma Research, Diponegoro University, Semarang E-mail: m.nur@undip.ac.id Tanggal diterima: 30 Juni 2016, direvisi: 2 November 2016, disetujui terbit: 3 November 2016 ABSTRAK Studi awal karakteristik arus listrik sebagai fungsi tegangan pada daerah plasma pijar korona untuk perlakuan bahan tekstil telah dilakukan menggunakan reaktor plasma berkonfigurasi multi-titik bidang. Penelitian dilakukan dengan membandingkan karakteristik arus-tegangan pada reaktor plasma pijar korona tanpa dan dengan bahan kain tekstil. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji karakteristik arus-tegangan dengan metode input tegangan naik dan tegangan turun. Plasma pijar korona dibangkitkan di antara dua elektroda berkonfigurasi multi-titik bidang menggunakan pembangkit tegangan tinggi DC. Elektroda titik yang digunakan berukuran (5,6 x 4,9) cm 2 dan elektroda bidang berukuran (12 x 12) cm 2 sedangkan kain yang digunakan berukuran (7 x 7) cm 2 . Variasi jarak antara elektroda titik dan bidang adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Tegangan yang digunakan berkisar antara 0 – 4 kV dengan pengamatan nilai arus setiap kenaikan 0,2 kV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus cenderung lebih rendah dengan adanya bahan kain tekstil pada rangkaian multi titik-bidang. Nilai arus tertinggi diperoleh pada jarak elektroda 1 cm tanpa kain yaitu sebesar 333,33 μA pada tegangan 1,8 kV dibandingkan dengan adanya kain pada jarak dan tegangan yang sama diperoleh nilai arus sebesar 250 μA. Sedangkan nilai arus terendah diperoleh pada jarak elektroda 4 cm dengan kain yaitu sebesar 50 μA pada tegangan 3,8 kV. Kata kunci: Plasmakorona, multi titik-bidang, perlakuan tekstil, input tegangan naik, input tegangan turun. ABSTRACT Characteristic of electrical current as function of voltage on corona glow discharge plasma regions for textile treatment has been carried out. The current of increased and decreasedinput voltages were investigated as well. Some experiments were performed without and with textile fabric (polyester) to investigate those characters. A high voltage DC power has been used to generate plasma between two electrodes in aplasma reactor. This reactor consists of multi-point (+) and plane (- configuration electrodes. The sizes of those electrodes are (5.6 x 4.9)cm 2 and(12 x 12)cm 2 for multi-point and plane respectively. The fabrics sizes are about (7 x 7) cm 2 .Observations were depended on the distance between the electrodes, i.e. 1, 2, 3 and 4 cm. Then, the voltage ranging from 0-4 kV was applied to observe electrical current for each increment of 0.2 kV. The experiment with fabric result a lower current than without fabric. The highest current value is 333.33 μA at 1.8 kV obtained for 1 cm electrodes distance and without fabric instead of 250 μA with fabric. While the lowest current is 50 μA at 3.8 kV obtained for 4 cm with fabric. Keywords: Corona glow discharge plasma, multi-point to plane electrode, increasedinput voltage, decreasedinput voltage. PENDAHULUAN Teknologi plasma telah umum digunakan dalam pemrosesan bahan tekstil di industri tekstil dunia. Dari sudut pandang pelestarian lingkungan, teknologi ini berpotensi besar untuk diaplikasikan dalam proses akhir penyempurnaan tekstil karena