Jurnal Keperawatan Silampari Volume 4, Nomor 2, Juni 2021 e-ISSN: 2581-1975 p-ISSN: 2597-7482 DOI: https://doi.org/10.31539/jks.v4i2.1935 487 INTERVENSI HEALTH COACHING DALAM MENINGKATKAN SELF-CARE MANAGEMENT PASIEN HEART FAILURE Asriyani Hamid 1 , Elly L. Sjattar 2 , Kusrini S. Kadar 3 Universitas Hasanuddin 1,2,3 ellyunhas@gmail.com 2 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi literatur yang mengeksplorasi intervensi pembinaan kesehatan dalam meningkatkan manajemen perawatan diri Heart Failure (HF) yang berfokus pada jumlah durasi dan jenis media pembinaan kesehatan. Metode penelitian menggunakan literatur review dengan menelusuri hasil publikasi antara tahun 2017-2020, database Cochrane, PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Garuda. Hasil penelitian mengidentifikasi lima studi pembinaan kesehatan sesuai kriteria inklusi dan menghasilkan peningkatan signifikan pada manajemen perawatan diri HF, termasuk pelaporan gejala, peningkatan aktivitas fisik, diet rendah garam, asupan cairan dan obat, efikasi diri, kepatuhan mengukur berat badan dan tekanan darah, serta perubahan gaya hidup, meskipun terdapat perbedaan metode pembinaan kesehatan yang digunakan. Simpulan, jumlah durasi dan media yang berbeda dari setiap studi tidak berpengaruh secara signifikan pada hasil peningkatan manajemen perawatan diri HF. Kata Kunci: Heart Failure , Manajemen Perawatan Diri, Pembinaan Kesehatan ABSTRACT This study aims to identify the literature that explores health coaching interventions in improving Heart Failure (HF) self-care management, focusing on the total duration and type of health coaching media. The research method uses literature reviews by tracing publications between 2017-2020, the Cochrane database, PubMed, ScienceDirect, ProQuest, and Garuda. The results identified five health coaching studies according to inclusion criteria and resulted in significant improvements in HF self-care management, including symptom reporting, increased physical activity, low- salt diet, fluid and drug intake, self-efficacy, adherence to measuring body weight and blood pressure, and changes. Lifestyle, even though there are differences in the health training methods used. In conclusion, the duration and different media from each study did not significantly influence improving HF self-care management. Keywords: Heart Failure , Self-Care Management, Health Development PENDAHULUAN Heart Failure (HF) merupakan sindrom klinis yang disebabkan oleh kelainan struktural dan fungsional jantung, dimana jantung tidak mampu dalam memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolisme sampai ke jaringan perifer (Rossignol et al., 2019). Heart Failure menjadi tahap akhir dari semua penyakit kardiovaskuler (Crespo-Leiro et al., 2018). Prevalensi morbiditas dan mortalitas