”Technologia” Vol 9, No.1, Januari – Maret 2018 76 SELEKSI KARYAWAN KEUANGAN DI PT. BUMI HUTAN SEMESTA MENGGUNAKAN METODE AHP Rezky Izzatul Yazidah Anwar Fakultas Teknologi Informasi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin Email : rezky.izzatul@gmail.com ABSTRAK Sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang paling penting bagi perusahaan. Salah satu aktifitas yang penting bagi perusahaan adalah proses penerimaan atau seleksi sumber daya manusia itu sendiri, yang sering disebut seleksi karyawan. Pada umumnya seleksi karyawan pada perusahaan swasta tidak terlalu memperhatikan detail syarat para calon karyawan, yang terpenting adalah kemampuannya dan syarat umum saja. Pada kenyataannya pengambilan keputusan secara efisien dan efektif pada saat melakukan seleksi terhadap sumber daya manusia bukanlah hal yang mudah, maka diperlukan suatu model pengambilan keputusan untuk membantu memecahkan masalah tersebut, sehingga tidak ada lagi penilaian subjektif terhadap calon karyawan dan dapat menempatkan karyawan sesuai dengan kemampuan dan bidang yang ditekuninya. Dalam hal ini AHP (Analytichal Hierarchy Process) digunakan sebagai metode untuk membantu menentukan kriteria-kriteria ideal yang akan digunakan pada saat proses seleksi, hingga mengurutkan berdasarkan skor tertinggi. Kriteria disusun dengan struktur hirarki, untuk memudahkan proses seleksi. Kata Kunci : AHP, Seleksi Karyawan, Sumber Daya Manusia PENDAHULUAN Sistem seleksi penerimaan karyawan saat ini banyak dengan penilaian subjektif. Padahal tanpa disadari itu secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja perusahaan, karena kurangnya perhatian terhadap pengelolaan sumber daya manusianya. Seperti yang terjadi pada PT. Bumi Hutan Semesta yang terletak di Kalimantan Tengah. Perusahaan ini merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit. Sehingga kadang mempengaruhi kinerja perusahaan dan berdampak buruk pada perkembangan perusahaan, karena kurangnya kemampuan dalam menguasai bidang pekerjaan yang diberikan kepadanya. Kriteria yang dibutuhkan perusahaan adalah dilihat dari ijazah terakhir minimal diploma 3, jurusan akuntansi, adanya pengalaman kerja minimal 2 tahun kerja, serta memiliki nilai test tertulis dan wawancara yang baik. Dan dari 35 pelamar hanya 1 orang yang dibutuhkan untuk bagian keuangan. Faktanya ada sekitar 29 % ( persen ) atau 10 orang dari pelamar, yang memenuhi kriteria namun ditolak. Sedangkan, 3 % ( persen ) atau 1 orang pelamar yang tidak memenuhi kriteria justru diterima. Dalam penelitian kali ini menerapkan metode AHP karena AHP pada dasarnya, merupakan proses pengambilan keputusan untuk memilih suatu alternatif pilihan penilaian yang