KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) ISSN 2597-4645 (media online) Volume 2, Nomor 1, Oktober 2018 ISSN 2597-4610 (media cetak) Page | 156 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/komik SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU PRODUKTIF PESERTA PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI LSP P1 SMK SWASTA DWIWARNA MEDAN MENGGUNAKAN METODE THE EXTENDED PROMETHEE II (EXPROM II) Dwika Assrani 1 , Mesran 1 , Ronda Deli Sianturi 1 , Yuhandri 2 , Akbar Iskandar 3 1 Prodi Teknik Informatika, STMIK Budi Darma, Medan, Indonesia 2 Prodi Sistem Informasi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Indonesia 3 Prodi Teknik Informatika, STMIK Akba, Makassar, Indonesia Email: 1 Dwika.dewangi@gmail.com Abstrak Sekolah SMK yang sudah terlisensi dari BNSP menjadi LSP P1 (lembaga sertifikasi profesi pihak pertama) merupakan sekolah yang yang sudah bisa melaksanakan sendiri ujian sertifikasi kompetensi untuk peserta didiknya dan nantinya seorang asesor kompetensi yang akan menguji dan menyatakan kelayakan dari siswa/i tersebut, asesor kompetensi merupakan guru-guru produktif yang sudah mengikuti dan diberikan pelatihan oleh pemerintahan, dalam pelatihan tersebut pihak sekolah yang memilih dari banyaknya guru produktif dari masing-masing jurusan untuk menjadi peserta pelatihan asesor kompetensi sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan agar tidak terjadi kesenjangan dalam pemilihan guru produktif peserta pelatihan asesor, sebuah sekolah SMK yang sudah menjadi LSP P1 wajib memiliki asesor kompetensi dan merupakan syarat untuk bisa menjadi LSP P1. Salah satu solusi untuk permaslahan tersebut yang tepat dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat membantu pihak sekolah dalam mengambil keputusan pemilihan guru produktif pelatihan asesor yang tepat dan meningkatkan efesiensi dari keputusan tersebut. The Extended Promethee II (EXPROM II) merupakan pengembangan dari metode Promethee II yang berdasarkan solusi ideal dan anti ideal. Promethee II itu sendiri merupakan suatu metode pengambilan keputusan atas fungsi preferensi dengan masalah melalui pendekatan outranking (perangkingan) atau merupakan analisis multikriteria, membandingkan alternatif yang satu dengan alternatif yang lainnya dan menghitung jarak selisih alternatif berpasangan sehingga menghasilkan output yaitu perangkingan alternatif berdasarkan nilai tertinggi. Kata kunci: Asesor Kompetensi LSP P1, SPK, The Extended Promethee II Abstract Vocational schools that have been licensed from BNSP to LSP P1 (first party professional certification institute) are schools that have been able to carry out their own competency certification exams for their students and later a competency assessor who will test and declare the eligibility of the students, competency assessors are productive teachers who have participated in and been given training by the government, in that training the schools choose from the number of productive teachers from each department to become competency assessor trainees in accordance with predetermined criteria so a decision support system is needed so there is no gap in the selection of productive teacher assessor training participants, a vocational school that has become a P1 LSP must have a competency assessor and is a requirement to be a P1 LSP. one of the solutions to the problem is the right one by using the Decision Support System (SPK). Decision Support System (DSS) can help the school in making the decision to choose the productive teacher of the appropriate assessor training and improve the efficiency of the decision. The Extended Promethee II (EXPROM II) is a development of the Promethee II method based on the ideal and anti-ideal solution. Promethee II itself is a method of making decisions on the function of preferences with problems through an outranking approach (ranking) or is a multicriteria analysis, comparing one alternative to another and calculating the alternative gap in pairs so as to produce an output that is alternative ranking based on the highest value. Keywords: Competitive Assessor LSP P1, SPK, The Extended Promethee II 1. PENDAHULUAN Institusi pendidikan formal mengambil tugas penting untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dalam setiap aspek tertentu. Di lingkungan pendidikan seorang guru produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan guru yang mengajar bagian kompetensi/kejuruan tertentu sesuai bidang keahliannya, guru produktif juga merupakan peranan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yang artinya