Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (JIFFK) Vol. 16, No. 1, JUNI 2019, Hal. 59 – 64 ISSN: 1693 -7899 59 Journal homepage:http:/www.unwahas.ac.id/publikasiilmiah/index.php/ilmufarmasidanfarmasiklinik UJI AKTIVITAS ANTIDEPRESAN PERASAN RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza, Roxb) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Dian Kartikasari * , Hairunisa, Emy Nadya Natasha Prodi Farmasi, Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Jalan Panglima A’im No. 2 Pontianak 78232 Telp. 0561-745486 fax 0561-582206 *Email: dian@akfaryarsiptk.ac.id INTISARI Pencegahan dan pengobatan dengan antidepresan sintetis banyak memilki efek samping yang mempengaruhi kerja saraf pusat dan pemakaian harus dengan pengawasan dokter. Sedangkan pencegahan dan pengobatan secara tradisional relatif tidak menimbulkan efek samping, biaya murah, dan mudah didapat. Salah satu contoh obat tradisional dari bahan alami yang dapat memberikan efek antidepresi adalah rimpang temulawak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rimpang temulawak memberikan efek antidepresan terhadap mencit putih jantan. Pengujian efek antidepresan dilakukan pada mencit putih jantan (Mus musculus) dengan menggunakan metode forced swim test. Bagian tanaman yang digunakan adalah rimpang dari tanaman temulawak. Rimpang temulawak dibuat dengan perasan dan diberikan secara oral dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 60%. Kontrol negatif yang digunakan adalah Na CMC 0,5%, sedangkan kontrol positif yang digunakan, yaitu amitriptilyn. Parameter yang diamati adalah jumlah durasi immobility time, swimming time dan climibing time (dalam satuan detik) yang dihitung dari menit ke 3-6 selama 6 menit, dan dilakukan pengujian statistik dengan nilai taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada konsentrasi 40% perasan rimpang temulawak mempunyai nilai signifikan (p>0.05) yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna artinya pada perasan temulawak memiliki aktivitas antidepresan yang sama dengan amitriptylin dengan nilai % daya antidepresan pada perasan rimpang temulawak 40% yaitu 56,31% dan amitriptylin yaitu 78,78%. Kata kunci: Curcuma xanthorrhiza, Roxb, antidepresan, forced swim test ABSTRACT Prevention and treatment with synthetic antidepressants has many side effects that affect the central nervous system and usage must be under the supervision of a doctor. Whereas prevention and traditional medicine relatively do not cause side effects, are inexpensive, and easy to obtain. One example of traditional medicine from natural ingredients, which can provide an antidepressant effect is ginger rhizome. This research aims to determine whether ginger rhizome have antidepressant effects on male white mice. Antidepressant effect testing was carried out on male white mice (Mus musculus) using the forced swim test method. The part of the plant used is the rhizome of the ginger plant. Curcuma rhizome is made with juice and given orally with a concentration of 20%, 40%, and 60%. The negative control used is Na CMC 0.5%, while the positive control used, namely amitriptilyn. The parameters observed were the duration of immobility time, swimming time and climibing time (in