Identifikasi dan Klasifikasi Pola Sinyal EKG Berdasarkan Sifat Keacakan (Entropy) Jaenal Arifin 1 , Hanung Adi Nugroho 2 Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Jl. Grafika No.2 Kampus UGM, Yogyakarta 5528 Indonesia 1 Jaetoga_s2te_11@mail.ugm.ac.id, 2 adinungoho@.ugm.ac.id Abstrak—Kondisi detak jantung manusia dapat dipantau melalui EKG. Banyaknya pola rekaman EKG yang beragam merupakan persoalan tersendiri dalam penafsiran kondisi jantung seseorang. Dalam penelitian ini menjelaskan klasifikasi dan pengenalan pola pada sinyal elektrokardiograf (EKG) berdasarkan entropy. Perekaman sinyal EKG dilakukan berdasarkan nilai Low Pass Filter (LPF) nya yang diatur pada saat melakukan pengukuran yaitu 40 LPF, 100 LPF dan 150 LPF. Selanjutnya mengamati perlakuan kondisi EKG seseorang dengan perlakuan kondisi perasaan senang, tenang atau relax, stress dengan beban kerja kantor dan kondisi setelah seseorang melakukan aktivitas lari kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai entropy pada masing-masing orang memiliki nilai entropy yang berbeda-beda. Kata kunci : Sinyal EKG, Low Past Filter (LPF), Entropy. Abstract – Human heartbeat condition can be monitored by ECG. Diversity of many ECG recording patterns make more issues in interpretation of someone’s heartbeat condition. This research defines classification and pattern recognition of electrocardiograph signal (ECG) based on entropy. ECG signal recording is done based on Low Pass Filter (LPF) value. When measurement process, LPF value is set to 40 LPF, 100 LPF and 150 LPF. Then, ECG is used to monitor someone’s condition based on happy feeling, relax, stress condition because of office load and after have a little activity like small run. Result shows that each people has different entropy values. Key word : ECG, Low Pass Filter (LPF) and Entropy. I. PENDAHULUAN Sinyal elektrokardiografi (EKG) adalah sinyal yang dihasilkan dari irama denyut jantung secara terus menerus. Mekanisme sederhana dari alat ini adalah mengukur potensial listrik sebagai fungsi waktu yang dihasilkan oleh jantung. Potensial listrik tersebut dihasilkan dengan pemicu denyut jantung yang dapat merubah system kelistrikan jantung. Perbedaan potensial tersebut kemudian divisualisasikan sebagai sinyal pada layar monitor atau pada kertas perekam [1]. Jantung adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang dipompa ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah mengangkut zat-zat yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup sel-sel tubuh. Sebaliknya, darah juga membawa zat-zat yang tidak berguna lagi bagi sel untuk dibuang keluar tubuh [2]. Tubuh manusia juga merupakan sebuah konduktor yang baik, maka implus yang dibentuk oleh jantung dapat menjalar ke seluruh tubuh, sehingga potensial bioelektrik yang dipancarkan oleh jantung dapat diukur melalui elektroda-elektroda yang diletakkan pada berbagai posisi dipermukaan tubuh [2]. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik identifikasi dan pengklasifikasi pola sinyal EKG berdasarkan sifat keacakan (Entropy) pada citra, hasil dari pengukuran sinyal EKG yang telah dilakukan serta melihat perbedaan nilai secara kuantitatif pada perekaman sinyal EKG dengan melihat Entropynya. II. LITERATUR REVIEW Elektrokardigraf adalah alat medis yang digunakan untuk merekam beda potensial biomedik dipermukaan kulit yang dibangkitkan jantung dengan memasang elektroda rekam (Ag/AgCl) pada tempat tertentu dipermukaan tubuh. Berikut gambar aktivitas listrik jantung [1]. Gambar 1. Denyutan jantung hasil dari EKG [1]. Sinyal elektrokardiografi (EKG) mempunyai bentuk spesifik sehingga dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan kondisi jantung manusia. Sinyal EKG direkam menggunakan perangkat elektrokardiograf. Sebuah sinyal EKG mempunyai bentuk seperti pada gambar 2. Gambar 2. Gelombang EKG [3]