71 IMPLEMENTASI TAKWIL DALAM TAFSIR AL-KASYSYAF OLEH AL-ZAMAKHSYARIY Bilfahmi Putra Dosen Fakultas Ushuludddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang bilfahmip@gmail.com Abstract This problem is motivated by the very striking difference between al- Zamakhsyariy with other mufassir in interpreting (mentakwil) verses of the Qur'an. The subject matter is: how can the implementation of takwil that conducted by al-Zamakhsyariy in the Tafsir al-Kasysyaf, limited by one restrictions; how the results of the form takwil. This study aims: to found the form of takwil that clear. This research is library research, primary data source is al-Kasysyaf, and secondary data source is books, journals scientific and documents related with these discussion, the methods used in this study is qualitative method and content analysis. While the results of penakwilan process conducted al-Zamakhsyariy is; Al-Zamakhsyariy mentawkilkan the verses mutasyabih, and the verses or pronunciations that are contrary to the understanding of the Mu'tazilah, mentawkilkan the verses not mutasyabih. Keywords: Implementasi Takwil, Tafsir al-Kasysyaf, al-Zamakhsyariy PENDAHULUAN Al-Qur’an telah membuktikan keutamaannya sebagai hudan li al-nas (petunjuk bagi manusia), bayyinat min al-huda (penjelasan lebih lanjut dari petunjuk) dan al-furqan (pembeda antara yang haq dengan yang bathil terdapat pada (Q.S. al-Baqarah/ 2: 185) 1 :, 1 Petunjuk bagi manusia maksudnya adalah bahwa al-Qur’an adalah kitab yang Maha Agung, sehingga secara berdiri sendiri ia merupakan petunjuk. Banyak nilai-nilai universal dan pokok yang dikandungnya, tetapi nilai-nilai itu dilengkapi lagi dengan penjelasan-penjelasan lebih lanjut mengenai petunjuk itu, yakni keterangan dan rinciannya. Lihat Muhammad Quraish Shihab, Tafsir al- ى ﻟﱢﻠﻨﱠﺎس انء اﻟ لى أ اﻟﱠﺬ ﺎن ر اﻟﺒﻘﺮة:) ... ﺎن اﻟ ى و اﳍﺎت ﱢﻨﻴـ ﺑـ و ١٨٥ ( Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwasanya, al-Qur’an memiliki kandungan makna yang bisa memberikan petunjuk kepada umat manusia, baik petunjuk dalam mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam kehidupan di dunia maupun petunjuk dalam mencapai keselamatan dan kebahagiaan di Mishbah, Pesan, Kesan dan Keserasian al- Qur’an, (Jakarta: Lentera Hati, 2000), juz I, Cet. ke-1, h. 378