Copyright © Jurnal Tashwirul Afkar Vol. 38, No. 02, Tahun 2020. | 249
Jurnal Tashwirul Afkar Vol. 38, No. 02.
Website: http://tashwirulafkar.net/index.php/afkar/index
ISSN 2655-7401 (online) ISSN 1410-9166 (print)
DIMENSI EKONOMI-POLITIK DALAM KONFLIK
PEREBUTAN SUMBER KEKUASAAN ARAB ISLAM
Khoirul Anwar
1
, Nazar Nurdin
2
, Muslich Shabir
3
1
Lembaga Studi Sosial dan Agama, Semarang,
2, 3
UIN Walisongo
Semarang
1
khoirulanwar_88@yahoo.co.id,
2
nazar@walisongo.ac.id
3
muslichshbr@yahoo.co.id
Abstrak
Tulisan ini menganalisis upaya Nabi Muhammad Saw. dalam mewujudkan
peradaban Islam dengan merebut sumber ekonomi dan komunitas dari
penguasa Arab pra-Islam. Upaya Nabi Muhammad Saw. yang berhasil
melangkahi aristokrat Mekkah (Bani Umayyah) menunjukkan bahwa Nabi
Muhammad SAW tidak hanya mengajarkan agama tauhid, namun mempelajari
setting sosial ekonomi-politik masyarakat pra Islam. Paper ini adalah riset
kualitatif yang bersumber dari data literatur yang dianalisis dengan metode
sosio-historis interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedatangan
Islam di Jazirah Arab mengubah struktur ekonomi masyarakat Islam,
khususnya Mekkah. Sumber ekonomi dari kegiatan bisnis berubah menjadi
kegiatan militer. Perebutan sumber ekonomi dilakukan dengan cara
peperangan. Perubahan cara dalam mengalahkan sumber ekonomi
dilatarbelakangi oleh kekalahan bisnis Bani Hasyim dari Bani Umayyah. Nabi
Muhammad Saw. semula dibenci kaum Arab (Mekkah) karena berpotensi
mengganggu sumber ekonomi Arab pra Islam, lalu dielu-elukan karena
berhasil mendatangkan sumber keuangan baru yang lebih mudah melalui
jalan jajahan.
Kata Kunci: Ekonomi-Politik; Arab pra-Islam; Kekuasaan Arab Islam
Abstract
This paper examines the efforts of the prophet Muhammad Saw. in realizing
Islamic civilization by way of seizing economic and community resources from
pre-Islamic Arab rulers. The efforts of the Prophet that successfully bypassed
the Meccan aristocracy (Bani Umayyah) indicated that he was not only teach
Muslims about monotheism, but also studying the socio-economic-political
setting of pre-Islamic societies. This paper employs a qualitative research. The
sources of data are taken from the study of literature, then is analized through
interpretative socio-historical methods. The Data analysis has been presented