*Penulis korespondensi: Farriza Diyasti. Direktorat Perlindungan Perkebunan, Jalan Harsono RM No.3, Ragunan-Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12550 Tel: 021-7815380-4, Faks: 021-7815486, 7815586, Email: riza.diyasti@gmail.com. 117 November 2016, Vol. 13 No. 3, 117–126 Online version: http://jurnal.pei-pusat.org DOI: 10.5994/jei.13.3.117 Jurnal Entomologi Indonesia Indonesian Journal of Entomology ISSN: 1829-7722 Karakter morfologi, biologi, dan molekuler tiga isolat Helicoverpa armigera Nucleopolyhedrovirus (HearNPV) terhadap penggerek buah kapas Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) Morphology, biology, and molecular characteristics of three isolates of Helicoverpa armigera Nucleopolyhedrovirus (HearNPV) against cotton bollworm, Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) Farriza Diyasti 1 * , Teguh Santoso 2 , R. Yayi Munara Kusumah 2 1 Direktorat Perlindungan Perkebunan Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan-Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12550 2 Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor Jalan Kamper, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680 (diterima November 2015, disetujui Maret 2016) ABSTRAK Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama penting pada kapas. Kehilangan hasil akibat serangan hama ini dapat mencapai 70%. Pengendalian hama ini menggunakan nucleopolyhedrovirus (NPV) terbukti efektif di lapangan. Isolat NPV yang diperoleh dari spesies inang yang sama di lokasi geografs yang berbeda dapat menunjukkan variasi genetik dan perbedaan dalam biologinya. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik morfologi, biologi, dan molekuler ketiga isolat HearNPV yang berasal dari perkebunan kapas di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Scanning electron microscope (SEM) digunakan untuk melihat karakter morfologi, sedangkan karakter biologi diamati dengan mencelupkan pipilan jagung muda pada tiap suspensi isolat dengan kerapatan 2,5 x 10 3 , 2,5 x 10 4 , 2,5 x 10 5 , 2,5 x 10 6 , dan 2,5 x 10 7 POBs/ml serta kontrol menggunakan akuabides kemudian diberikan pada larva H. armigera instar-1. Analisis probit dilakukan untuk menghitung nilai LC dan LT. Uji molekuler menggunakan polymerase chain reaction (PCR) dengan bantuan primer gen lef-8. Hasil menunjukkan ketiga isolat memiliki bentuk dan ukuran polihedra yang tidak berbeda nyata dengan rerata diameter 0,86 µm. Pada 7 HSI, isolat HearNPV dari Jawa Timur menunjukkan persentase mortalitas tertinggi dengan nilai LC 50 terendah, yaitu 6,38 POBs/ml, sedangkan nilai LT 50 pada kerapatan 2,5 x 10 7 POBs/ml terendah ditunjukkan oleh isolat Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, yaitu 2,7 HSI. Sementara itu, hasil sekuensing DNA dari ketiga isolat tersebut menunjukkan kemiripan yang tinggi (homologi 100%). Kata kunci: homologi, kerapatan, LC, mortalitas, POB ABSTRACT Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) is one of the most important pests on cotton. Yield losses due to this pest can reach up to 70%. Pest control using the NPV has been proven to be efective in the feld. However NPV isolates from diferent geographical locations could be showed variation in genetic and their biology. The purpose of this study was to compare morphology, biology, and molecular characteristics between three HearNPV isolates from cotton