Journal of Pharmacy and Science Vol. 6, No 2, (Juli 2021), P-ISSN : 2527-6328, E-ISSN : 2549-3558 63 Artikel Penelitian Ninik Mas Ulfa 1*), Rizky Darmawan 2 1 Akademi Farmasi Surabaya *) E-mail: (ninik.mu@akfarsurabaya.ac.id.) ABSTRAK Kepatuhan minum obat merupakan masalah yang dihadapi oleh pasien yang mendapatkan peresepan polifarmasi, hal ini dikarenakan banyaknya obat yang harus dikonsumsi. Akibat dari konsumsi obat yang banyak menyebabkan para penderita penyakit degeneratif tersebut tidak patuh minum obat dan kesadaran akan kesehatan menurun. Hal ini tidak saja dialami pada penderita usia lanjut tetapi pada usia dewasa dapat mengalami ketidakpatuhan minum obat dikarenakan banyaknya aktivitas, malas minum obat dan juga lupa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh usia terhadap kepatuhan (metode pill count) obat oral antidiabetes dan obat oral antihipertensi di salah satu rumah sakit wilayah Surabaya Selatan. Metode Pill Count adalah metode mengukur kepatuhan dengan menghitung sisa obat berdasarkan aturan pakai dan dosis yang diberikan oleh dokter, dimana pengambilan data dilakukan saat pasien kembali kontrol ke dokter. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengambilan data secara prospektif pada bulan Desember 2019 sampai bulan Maret 2020. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis statistik menggunakan Chi-Square test. Berdasarkan hasil dari penelitian diketahui bahwa kepatuhan minum obat oral antidiabetes yang patuh pada pasien lansia usia 60 - 70 tahun sebanyak 96,7 % dan pada pasien dewasa usia 45 – 59 tahun 90,0 % . Pada kepatuhan minum obat oral antihipertensi, pasien dewasa yang patuh sebanyak 90,0 % dan pasien lansia sebanyak 83,3%. Berdasarkan analisis statistik, diketahui bahwa factor usia tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan penggunaan obat pada obat antidiabetes dan antihipertensu dengan nilai p = 0,301 dan p = 0,448 (p>0,05). Kata kunci: Kepatuhan, Oral Antidiabetes, Oral Antihipertensi, Pasien dewasa, Pasien lanjut usia. Analysis Of The Effect Of Age On Medication Adherence With Oral Antidiabetes And Oral Antihypertension Drugs Using Pill Count Method ABSTRACT Medication adherence is a problem patients who receive polypharmacy prescriptions, this is due to the large number of drugs that must be consumed. As a result of consuming a lot of drugs, the sufferers of these degenerative diseases do not comply with taking medication and their health awareness decreases. This is not only experienced in elderly patients but in adults can experience non-adherence to taking medication due to a lot of activity, lazy to take medication and also forgetting. This study was conducted to analyze the effect of age on adherence (pill count method) to oral antidiabetic drugs and oral antihypertensive drugs in a hospital in South Surabaya. The Pill Count method is a method of measuring compliance by calculating the remaining medication based on the rules for use and the dose given by the doctor, where data collection is carried out when the patient returns to the doctor for control. This study is an observational study with prospective data collection from December 2019 to March 2020. Data analysis used descriptive analysis and continued with statistical analysis using the Chi-Square test. Based on the results of the study, it was found that adherence to taking oral antidiabetic drugs was 96.7% in elderly patients aged 60-70 years and 90.0% in adult patients aged 45-59 years. In adherence to oral antihypertensive medication, 90.0% of adult patients were obedient and 83.3% of elderly patients. Based on statistical analysis, it is known that the age factor does not have a significant effect on adherence to drug use on antidiabetic and antihypertensive drugs with p = 0.301 and p = 0.448 (p>0.05). Keywords: Medication adherence, Oral Antidiabetic, Oral Antihipertension, Adult, Ederly. Analisis Pengaruh Usia terhadap Kepatuhan Minum Obat Oral Antidiabetes dan Oral Antihipertensi Menggunakan Metode Pill Count