172 Jurnal Ilmiah Psikologi Volume 11 No.2, Desember 2018 PENGARUH KONTEN INFLUENCER DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA AKHIR Asrini Mahdia Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No 100, Depok 16424, Jawa Barat asrinimahdia@staff.gunadarma.ac.id Abstrak Penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh konten influencer di media sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja akhir. Subjek penelitian adalah 111 mahasiswa psikologi universitas X tingkat satu dan dua dengan rentang usia 17-21 tahun yaitu yang sudah memasuki periode remaja akhir. Metode yang digunakan adalah metode korelasional yang akan dianalisis dengan analisis koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi yang didapat adalah kuat dan positif. Positif maksudnya terjadi hubungan searah antara konten influencer di media sosial dan kesejahteraan psikologis remaja akhir. Bila konten influencer sering ditonton maka akan terjadi pembentukan kesejahteraan psikologis pada remaja akhir. Pembentukannya bersifat positif, sehingga apabila remaja sering melihat konten influencer, kesejahteraan psikologisnya juga akan meningkat. Kata kunci: konten influencer, media sosial, kesejahteraan psikologis, remaja akhir Abstract This study was conducted to determine the effect of influencer content on social media on the psychological well-being of late adolescents. The subjects were 111 psychology students of Gunadarma University, level one and two, with an age range of 17-21 years, who were in their late teens. The method used is the correlational method which will be analyzed by correlation coefficient analysis. The results showed the correlation value obtained was strong and positive. Positive means that there is a direct relationship between influencer content on social media and the psychological well-being of late teens. When an influencer content is watched frequently there will be a formation of psychological well-being in the late teens. The formation is positive, so if teenagers often see influencer content, their psychological well-being will also increase. Keywords: influencer content, social media, psychological well-being, late adolescent PENDAHULUAN Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang dilakukan oleh individu dalam menjalani hidupnya khususnya untuk saling bertukar informasi (Sears, 1985). Komunikasi berbasis teknologi saat ini mulai berkembang dengan dukungan internet, salah satunya komunikasi dengan menggunakan media sosial. Komunikasi di media sosial merupakan bentuk komunikasi media baru yang sudah menggeser posisi media lama seperti televisi dan radio. Saat ini informasi real-time berbasis audio visual di media sosial justru lebih diminati. Media sosial yang terdiri atas Youtube, Twitter, Facebook dan Instagram adalah saluran-saluran komunikasi digital untuk berbagi foto dan video dimana penggunanya juga sekaligus dapat membuat foto ataupun video sendiri dan dapat