Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, Volume12, No. 1Februari2016 20 MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Ainnur Rahmanti 1 , Dyah Kartika Putri 2 1,2 Akper Kesdam IV/ Diponegoro Semarang Email: ainnurrahmanti@gmail.com , Poetridyahkartika@gmail.com ABSTRACT Patient with critical condition had high morbidity and mortality rate. This condition is worsened by long term immobilization. Instability vital sign made nurses stationed delayed mobilization activities in ICU. Progressive mobilization must be started for ICU patient to decrease respiratory function, level of awareness and cardiovascular function. The objective of this study was to identify progressive mobilization activities on blood pressure parameters among critical patients in ICU. The design of this study was quai experiment design. Thirty respondents were included to the study using concequtive sampling. Progressive mobilization was given with head of bed 30 0 (HOB 30 0 ), head of bed45 0 (HOB 45 0 ) with passive range of motion, continued with right and left lateral position. Anova repeated measurement was used to identify mean difference each of blood pressure. The result of this study show there is two moment sistolic change between HOB 30 0 to HOB 45 0 and HOB 45 0 to right lateral position (3,3%). There is nine moment diastolic change between HOB 45 0 to right lateral position (16,7%). Keywords: blood pressure, ICU, Progressive mobilization PENDAHULUAN Pasien kritis dengan masa rawat yang lama akan menimbulkan banyak masalah kesehatan yang muncul diantaranya muncul pneumonia, kelemahan, nyeri akut, hingga masalah semua fungsi organ tubuh karena pengaruh infeksi yang didapat saat dirawat di ICU hingga berujung kematian. Imobilisasi pasien di ICU memberikan kontribusi pada komplikasi lanjut yang cukup tinggi pada pasien dengan kondisi kritis hingga berakhir kematian. Pada pasien kritis yang mengalami imobilisasi akan memunculkan dampak yang merugikan karena pada posisi imobilisasi konsumsi oksigen pada pasien kritis akan meningkat (Jevon & Ewens, 2009). Penelitian Vollman di Icu Amerika, menyatakan pemberian posisi terlentang secara terus menerus dapat menurunkan sirkulasi darah dari ekstermitas bawah, yang seharusnya jumlahnya banyak untuk menuju jantung. Pada tiga hari pertama bedrest, volume plasma akan berkurang 8%- 10% dan menjadi berkurang 15%- 20% pada minggu keempat bedrest. Pada penelitian tersebut menunjukkan efek