101 Insidensi dan Derajat Infeksi Anisakiasis pada Ikan Hasil Tangkapan di Pelabuhan Perikanan Pantai Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur (INCIDENCE AND DEGREE OF ANISAKIASIS INFECTION IN FISH CATCHES AT THE FISHERY PORT OF MUNCAR BEACH, BANYUWANGI, EAST JAVA) Mohammad Faizal Ulkhaq * , Darmawan Setia Budi, Hapsari Kenconojati, Muhammad Hanif Azhar Program Studi Akuakultur, Program Studi di Luar Kampus Utama/ PSDKU Universitas Airlangga Banyuwangi Jl. Wijayakusuma No 113, Penataban Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia 68422 Telp : (0333) 417788 *email : m-faizalulkhaq@fpk.unair.ac.id ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui insidensi dan derajat infeksi anisakiasis pada ikan hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Pantai Muncar, Banyuwangi sebagai upaya mencegah terjadinya fish borne disease pada manusia yang mengkonsumsinya. Sampel ikan diperoleh dari Pelabuhan Perikanan Pantai Muncar, yang terdiri dari ikan tongkol (Euthynnus sp.), ikan kembung (Rastrelliger sp.), ikan putihan (Caranx sp.) dan ikan kakap (Lutjanus sp.) dengan jumlah total 192 ekor. Ikan sampel dibedah dan diperiksa parasitnya dengan metode natif. Cacing parasit selanjutnya difiksasi dengan alkohol gliserin 5%, diwarnai dengan metode Semichen-Acetic Carmine, diidentifikasi berdasarkan kunci identifikasi dan dihitung nilai insidensi dan derajat infeksinya. Hasil penghitungan nilai insidensi dan derajat infeksi tertinggi ditunjukkan oleh ikan Lutjanus sp. dan ikan Rastrelliger sp. sebesar masing-masing 66,67% dan 5,39, sedangkan yang terendah ditunjukkan oleh ikan Caranx sp. sebesar masing-masing 6,67% dan 0,09. Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui nilai insidensi dan derajat infeksi anisakiasis pada setiap musim untuk memetakan distribusi dan penyebaran cacing Anisakis sp. Kata-kata kunci: anisakiasis; insidensi; derajat infeksi; ikan hasil tangkapan, Pelabuhan Muncar ABSTRACT The purpose of this study was to determine the incidence and degree of infection anisakiasis in fish catches at Fishery Seaport Muncar, Banyuwangi as an effort to prevent food borne dis- eases in humans. Fish samples from Muncar Beach Fishery Seaport, Banyuwangi consisted of tuna fish (Euthynnus sp.), bloated fish (Rastrelliger sp.), giant trevally fish (Caranx sp.) and snap- per ( Lutjanus sp.) with total amount 192 tail. Sample fish was dissected and examined the para- site by native method. Parasitic worms was fixed with 5% glycerine alcohol, stained with Semichen- Acetic Carmine method, identified by key identification and calculated incidence and degree of infection. The highest incidence and degree of infection showed in Lutjanus sp. and Rastrelliger sp. 66.67% and 5.39, respectively, while the lowest showed in Caranx sp. from 6.67% and 0.09 respec- tively. Continue research to determine incidence and degree of infection anisakiasis in each season was required to mapping and to know the spread of worms Anisakis sp. Keyword: anisakiasis; incidence; degree of infection; fish catched; Muncar seaport Jurnal Veteriner Maret 2019 Vol. 20 No. 1 : 101-108 pISSN: 1411-8327; eISSN: 2477-5665 DOI: 10.19087/jveteriner.2019.20.1.101 Terakreditasi Nasional, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, online pada http://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet Kemenristek Dikti RI S.K. No. 36a/E/KPT/2016