TATA LOKA
VOLUME 22 NOMOR 1, FEBRUARI 2020, 70-82
© 2020 BIRO PENERBIT PLANOLOGI UNDIP
P ISSN 0852-7458- E ISSN 2356-0266
DOI: https://doi.org/10.14710/tataloka.22.1.70-82
T A T A
L O K A
Analisis Kemiskinan Spasial Dan Kaitannya Dengan
Sertifikasi Tanah Dan Penggunaan Lahan Pertanian
Di Kabupaten Mamuju
A Spatial Analysis of Poverty and Relationship with Land
Certification and Agricultural Land Use in Mamuju Regency
Ade Irawadi
1
, Bambang Juanda
2
, Khursatul Munibah
3
Diterima: 29 Desember 2017 Disetujui: 20 Oktober 2018
Abstrak: Permasalahan kemiskinan masih merupakan isu strategis di Kabupaten Mamuju
Provinsi Sulawesi Barat. Tingkat kemiskinan pada tahun 2015 sebesar 6.7%, tetapi laju
penurunannya setiap tahun masih sangat lambat. Memahami hubungan antara kemiskinan
dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah penting untuk menentukan kebijakan
yang tepat untuk penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Mamuju. Penelitian ini bertujuan:
(1) menganalisis pola spasial kemiskinan; dan (2) menganalisis kaitan kemiskinan dengan
faktor-faktor yang mempengaruhinya secara spasial. Penelitian ini menggunakan data cross
section tahun 2015 dari 97 desa/kelurahan. Data yang digunakan adalah data tingkat
kemiskinan, sertifikasi tanah, penggunaan lahan pertanian, tenaga kerja di sektor industri,
jarak ke ibukota dan dana desa . Analisis spasial kemiskinan dilakukan dengan pendekatan
Indeks Moran untuk mengetahui pola spasial kemiskinan. Analisis keterkaitan antara tingkat
kemiskinan setiap desa/kelurahan dengan faktor yang diduga mempengaruhinya
menggunakan pendekatan Geographically Weighted Regression (GWR). Hasil analisis spasial
kemiskinan menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan desa/kelurahan di Kabupaten Mamuju
polanya bersifat mengelompok (clustered). Hasil analisis GWR menunjukkan bahwa faktor
jumlah sertifikat tanah, persentase luas penggunaan lahan perkebunan, lahan sawah,
persentase luas lahan tambak, persentase luas lahan tegalan/ladang, persentase tenaga kerja
di sektor industri mikro dan kecil, jarak ke ibukota dan dana desa terbukti berpengaruh
signifikan secara bervariasi terhadap tingkat kemiskinan desa/kelurahan.
Kata kunci: gwr, sertifikasi tanah, penggunaan tanah, kemiskinan
Abstract: The poverty is still a strategic issue in Mamuju Regency, West Sulawesi. In 2015 the
poverty rate is 6.7%, but the decline of every year is still very slow. Understanding the relationship
between poverty and the factors that influence it is important to determine the right policies for
poverty alleviation in Mamuju Regency. This study aims to: (1) analyze spatial patterns of
poverty; and (2) analyze the relationship of poverty with factors that influence spatially. This study
used cross sectional village level data of 97 villages/kelurahan in the Mamuju Regency. The data
used are poverty, land certification, agricultural land use, labor in industrial sector, distance to
1
Program Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan,
Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor
2
Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor
3
Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian,
Institut Pertanian Bogor
Korespondensi: adeirawadi@gmail.com