82 pastura ❖ VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2020 p-ISSN 2088-818X e-ISSN 2549-8444 KUALITAS FISIK BISKUIT KONSENTRAT MENGANDUNG INDIGOFERA DENGAN JENIS DAN KONSENTRASI BAHAN PEREKAT BERBEDA Wati N. 1 , R. A. Muthalib 2 , dan R. Dianita 2*) 1 Mahasiswa Srata Satu, Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi 2 Fakultas Peternakan, Universitas Jambi *) coresponding author: rahmi_dianita@yahoo.com ABSTRAK Kualitas fsik biskuit konsentrat pakan sebagai pakan awetan di antaranya dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi perekat yang digunakan untuk menyatukan bahan-bahan penyusun pakan agar lebih padat. Perekatan bahan-bahan penyusun konsentrat atau pakan komplit akan sangat bergantung pada konsentrasi bahan perekat yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis dan konsentrasi bahan perekat terhadap kualitas biskuit pakan konsentrat mengandung Indigofera zollingeriana sebagai pakan ternak kambing. Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah jenis bahan perekat yang terdiri atas molasses, tepung ubi kayu dan tapioka. Faktor kedua adalah konsentrasi bahan perekat yang digunakan yaitu: 3, 5, dan 7% dari total bahan yang digunakan. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah kualitas fsik biskuit pakan meliputi uji organoleptik (warna, aroma, dan tekstur), kadar air, berat jenis, aktivitas air, kerapatan bahan, dan ketahanan benturan biskuit yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan perekat berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap hampir di semua peubah yang diamati, Sementara itu untuk konsentrasi bahan perekat berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar air, aktivitas air, kerapatan bahan, dan ketahanan benturan. Interaksi hanya ditemukan pada peubah kadar air dan ketahanan benturan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis bahan perekat yang terbaik adalah tepung ubi kayu dan konsentrai 5% merupakan konsentrasi yang terbaik untuk seluruh bahan perekat. Jenis bahan perekat tepung ubikayu pada konsentrasi 5% adalah yang terbaik. Kata kunci: jenis bahan perekat, konsentrasi, kualitas fsik, biskuit konsentrat pakan PHYSICAL QUALITY OF BISCUIT CONCENTRATE CONTAINED INDIGOFERA AND SENGON WITH DIFFERENT TYPE AND CONCENTRATION OF ADHESIVE MATERIAL ABSTRACT Physical quality of biscuit concentrate as preservative feed for livestock is afected by among are the type and concentration of adhesive material which used for binding the ingredient of feedstuf in order to be compact. Adhesive power of the concentrate feed or complete feed ingredients depends on the amount of concentration of binder. This experiments was aimed to reveal the efect of type and concentration of adhesive material on physical quality of biscuit concentrate feed contained Indigofera zollingeriana. The experiment arranged in factorial completely randomized design with two factors. The frst was the type of adhesive material consisted of molasses, cassava powder and tapioca four. The second factor was concentration of adhesive consisted of three level i.e. 3, 5, and 7% from total ingredients used. Physical quality of biscuit concentrate feed comprised organoleptic test (colour, favor, texture, and compaction), water content, spesifc gravity, material density, impact resistance of biscuit concentrate feed was measured. The result showed that type of adhesive material signifcantly (P<0,05) afected of all variables observed, meanwhile the concentration of adhesive material used signifcantly (P<0.05) afected only on water content, water activity, material density, and impact resistance of biscuit concentrate feed. The interaction was found only in water content and impact resistance variables. In conclusion that the best type of adhesive material was cassava powder and level of 5% was the best concentration for binding the biscuit concentrat feed. The biscuit with cassava powder at levels of 5% was physically best quality. Keywords: type of adhesive material, concentration, physical quality, biscuit concentrate pastura Vol. 9 No. 2 : 82 - 89 p-ISSN 2088-818X e-ISSN 2549-8444