©2019. Media Gizi & Kesehatan Masyarakat. Published by Universitas Airlangga.
This is an open access article under CC-BY-SA license
Received 15-10-2019, Accepted 11-11-2019, Published: 30-12-2019
Gambaran Kepesertaan Keluarga Berencana (KB) di Provinsi Jawa Timur
Tahun 2018
Description of Family Planning in the East Java Province, 2018
Rizki Arista Devi
1
, Yuly Sulistyorini
2
Departemen Biostatistika dan Kependudukan ,Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
ABSTRAK
Latar Belakang: Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar ke-2 di Indonesia. Laju
pertumbuhan penduduk dapat ditekan melalui optimalisasi dan revitalisasi pelaksanaa program Keluarga Berencana
(KB) yang saat ini dikelola oleh Badan Kependudukan (BKKBN). Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai
gambaran kepesertaan KB di Provinsi Jawa Timur pada Tahun 2018.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis KB apa saja yang digunakan oleh pasangan usia subur,
faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi seperti pengetahuan, dan keterpaparan media informasi.
Metode: Metode penelitian dilakukan dengan menggambarkan hasil faktor yang mempengaruhi kepesertaan KB di
Provinsi Jawa timur melalui penjelasan data yang diperoleh dari publikasi Survei Kinerja Akuntabilitas Program
2018.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kepesertaan KB di Provinsi Jawa Timur
Tahun 2018 antara lain pengetahuan. Semakin tinggi pendidikan wanita kawin usia 15-49 tahun di Provinsi Jawa
Timur Tahun 2018 menunjukkan semakin banyak terpapar media informasi dibandingkan wanita yang
berpendidikan lebih rendah. Wanita yang terpapar media informasi lebih banyak menunjukkan lebih memiliki
wawasan yang luas dalam menentukan metode kontrasepsi yang akan digunakannya. Metode kontrasepsi yang
paling banyak digunakan oleh wanita kawin usia 15-49 tahun adalah KB suntikan 3 bulan. Peserta KB yang
menggunakan KB suntikan 3 bulan lebih dari 50% di Provinsi Jawa Timur Tahun 2018.
Kesimpulan: Pengetahuan wanita kawin usia 15-49 tahun yang tinggi maka semakin teliti dalam pemilihan metode
kontrasepsi yang akan digunakannya. Semakin pengetahuan wanita tersebut baik kemungkinan untuk menggunakan
KB lebih besar.
Kata Kunci: Keluarga Berencana, Kepesertaan Keluarga Berencana, Provinsi Jawa Timur
ABSTRACT
Background: East Java is the second most populous province in Indonesia. The rate of population growth can be
reduced through the optimization and revitalization of the implementation of the Family Planning (KB) program
which is currently managed by the Population Agency (BKKBN). This study will explain the description of family
planning in East Java Province in 2018.
Objectives: The purpose of this study was to find out what types of birth control are used by couples of childbearing
age, factors that influence the selection of contraceptives such as knowledge, and information media exposure.
Methods: The research method was describing the results of factors affecting family planning participation in East
Java Province through explanation publication data Accountability Performance Survey Program 2018. The results
showed that factors affecting family planning participation in East Java Province in 2018 included knowledge. The
higher women knowledge the more careful in the selection of contraceptive methods to be used. The better the
woman's knowledge the possibility to use birth control is greater than women whose knowledge is low. The higher
education of married women aged 15-49 years in East Java Province in 2018 shows more exposure to information
media compared to women with lower education. Women who are exposed to more information media show more
insight into determining which contraceptive method they will use. The most widely used contraceptive method by
married women ages 15-49 is 3-month injection birth control. Woman who use 3-month injection are more than 50%
in East Java Province in 2018.
RESEARCH STUDY Open Access