Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, 31 Juli 2021 e ISSN : 2774-1982 DOI : https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.177 22 Persepsi Peternak Lokal terhadap Menurunnya Tingkat Populasi Ternak Babi di Kampung Masni Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Nostalrio Mangembulude 1* , Petrus Dominikus Sadsoeitoeboen 1 , Oeng Anwarudin 1 1 Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari *Corresponding author: zaynt012wake@gmail.com Abstrak Ternak babi telah lama dipelihara oleh masyarakat lokal Papua secara tradisional di Kampung Masni. Ternak babi sering dibiarkan berkeliaran dan mencari makan sendiri. Hal ini menyebabkan produktifitas dan jumlah ternak babi yang dipelihara menurun. Tujuan penelitian ini adalah, untuk menganalisis terjadinya penurunan populasi ternak babi. Penelitian ini dilaksanakan pada April sampai dengan Mei 2021. Lokasi penelitian di Kampung Masni Kabupaten Manokwari, Papua barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan diambil secara sengaja dengan teknik pemilihan sampel bola salju. Data primer dikumpulkan dari 20 informan melalui wawancara dan focus group discussion. Data sekunder diperoleh dari balai kampung dan balai penyuluhan pertanian Masni. Data dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi dari para peternak lokal di Kampung Masni adalah setuju terhadap penurunan populasi ternak babi yang mereka miliki, tetapi terlambat dalam menyadarinya. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi seperti penyuluhan dan sosialisasi tentang tatalaksana pemeliharaan ternak yang baik, serta kurangnya pengetahuan dan ketrampilan dalam beternak. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penurunan populasi yaitu keterbatasan pakan, lama beternak, penyakit ternak, adat istiadat dan pemotongan yang tinggi pada hari besar keagamaan. Strategi yang berhasil dirumuskan bersama peternak lokal di kampung Masni melalui focus group discussion adalah pemilihan bibit yang baik, perkandangan yang optimal, meningkatkan konversi pakan dan selalu memperhatikan pengobatan/pencegahan penyakit. Kata kunci: Persepsi, Peternak lokal, Populasi babi, Ternak babi Abstract Pigs have long been kept by local Papuan communities in Masni Village, pigs are often left to roam and find their own food. This causes the productivity and number of pigs kept to decrease. The pupose of this study was to analyze the decline in the population of pigs. This research was conducted from April to May 2021. The research location was in Masni Village, Manokwari Regency, west Papua. The research uses a qualitative approach. The informant selection technique was taken intentionally with the snowball sampling selection technique. Priary data were collected from 20 informants through interviews and focus group discussion secondary data were obtained from the village hall and the Masni agricultural extension center. Data were analyzed using triangulation. The results showed that the perception of local farmers in Masni Village was in agreement with the decline in their pig population, but it was to late to realize it. This is due to a lack of information such as counseling and socialization about good livestock rearing management, as well as a lack of knowledge and skill in raising livestock. The factors that influence the population decline are limited feed, length of raising, livestock disease, costoms and high slaughter on the day great religion. The strategy that was successfully formulated with local farmers in Masni Village through focus group discussion was the selection of good seeds, housing optimally, increase feed conversion and always pay attention to disease prevention treatment. Keyword: Local farmers, Perception, Pigs, Pig population.