125 *Rizkayanti, Anang Wahid. M. Diah, dan Minarni Rama Jura Pendidikan Kimia/FKIP - Universitas Tadulako, Palu - Indonesia 94118 Abstract Keywords: antioxidants, moringa leaves, DPPH, free radicals. Pendahuluan Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat beranekaragam dan sangat melimpah. Sumber daya alam ini dikelola untuk kesejahteraan manusia dan berperan penting dalam mendukung perekonomian negara. Salah satu pemanfaatan sumber daya alam tumbuhan oleh manusia adalah sebagai sumber makanan, yaitu sebagai sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral serta nutrisi.Usaha pengolahan bahan pangan dapat dilakukan dengan mencari bahan pangan baru atau mengolah bahan pangan yang sudah ada menjadi produk olahan yang beragam dengan harga yang bisa dijangkau oleh masyarakat kurang mampu (Palupi, dkk., 2007). Selain sebagai bahan sumber makanan, sumber daya alam tumbuhan juga sering dimanfaatkan sebagai bahan obat alami. Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap obat bahan alami, berbagai obat dari ekstrak tumbuhan mulai menjadi perhatian.Penggunaan obat tradisional dengan memanfaatkan tanaman yang berkhasiat obat semakin meningkat dan dianggap sebagai salah satu jawaban untuk mengatasi masalah masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan kesehatan, karena obat tradisional lebih murah, mudah diperoleh dan efek samping relatif kecil. Kelebihan dari pengobatan dengan menggunakan ramuan tanaman tidak menimbulkan efek samping seperti yang sering terjadi pada pengobatan secara sintesis (Mangan, 2003). Tubuh membutuhkan antioksidan untuk menetralisis radikal bebas yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan meredam dampak negatifnya. Antioksidan merupakan suatu senyawa yang sangat berguna bagi kesehatan manusia. Senyawa antioksidan dapat menginaktifasi berkembangnya reaksi oksidasi sehingga sering Moringa (Moringa oleifera Lam) leaves contains many molecules as inhibitors for free radicals such as phenolic compounds (phenolic acids, favonoids, quinones, coumarins, lignans, stilbenes, tannins), nitrogen compounds (alkaloids, amines, betalain), vitamins, terpenoids (including carotenoids), and several other endogenous metabolites as antioxidants. Tis study aimed to determine the antioxidant potency of water and ethanol extracts of moringa (moringa oleifera Lam) leaves obtained by maceration and dekok. Te concentration of free radical 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) was analyzed using UV-Vis spectrophotometer after addition of various concentrations of Moringa leaves extracts. Various concentrations of moringa leaves extracts used were 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm and 80 ppm. Vitamin C solutions as the positive control were prepared on similar various concentrations. Te negative control was prepared using DPPH solutions dissolved in absolute ethanol. Te results indicated that the ethanol extract of moringa leaves prepared by maceration method showed the antioxidant potency with IC 50 value of 22,1818 ppm, but the IC 50 value of water extract of moringa leaves prepared by dekok was 57,5439 ppm. While, the IC 50 value of Vitamin C was 8,8084 ppm. Based on the IC 50 data it can be concluded that Vitamin C is stronger antioxidant than moringa leaves extracts. J. Akademika Kim. 6(2): 125-131, May 2017 ISSN 2302-6030 (p), 2477-5185 (e) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa Oleifera LAM) Antioxidant Activity Tests of Water and Ethanol Extracts of Moringa (Moringa oleifera LAM) Leaves Recieved 14 March 2017, Revised 17 April 2017, Accepted 15 May 2017 *Correspondence: Rizkayanti Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako email: rizkayanti@rocketmail.com Published by Universitas Tadulako 2017