Hena dan Akhmad J : Meningkatkan Hasil Belajar Dengan Help Session Bersetting Kooperatif 29 Meningkatkan Hasil Belajar Dengan Help Session Berseting Kooperatif Hena Dian Ayu 1)* , Akhmad Jufriadi 1) 1) Universitas Kanjuruhan Malang *email : hena_dian@yahoo.com ABSTRAK Peningkatan mutu pendidikan matematika di Indonesia selalu menarik untuk dikaji karena sudah menjadi tuntutan. Sebagian besar orang juga berpendapat bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit bagi siswa. Kesulitan belajar siswa merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya hambatan dalam proses belajar, sehingga berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Agar proses belajar dan pemahaman siswa dapat tercapai dengan baik, guru harus menemukan dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Fokus penelitian adalah upaya memperbaiki praktek pembelajaran dengan Help Session berseting kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan. Help Session berseting kooperatif adalah suatu bentuk bimbingan penyelesaian soal secara kelompok dan pemberian latihan soal yang dapat dikerjakan secara mandiri sesuai kemampuan peserta didik atau Zone of Proximal Development (ZPD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode ini memang bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Help Session, kooperatif, hasil belajar, matematika PENDAHULUAN Masalah pendidikan matematika banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak yang menyatakan bahwa banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika mulai dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat perguruan tinggi [1]. Peningkatan mutu pendidikan matematika di Indonesia selalu menarik untuk dikaji karena sudah menjadi tuntutan. Sebagian besar orang juga berpendapat bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit bagi siswa. Kesulitan belajar siswa merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya hambatan dalam proses belajar, sehingga berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Agar proses belajar dan pemahaman siswa dapat tercapai dengan baik, guru harus menemukan dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Model pembelajaran yang diterapkan di SMP PGRI 6 Malang selama ini umumnya kurang menekankan siswa agar mengkonstruksi pengetahuan sendiri. Pada pembelajaran matematika di SMP PGRI 6 Malang guru masih mendominasi kelas. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran langsung, dimana pembelajaran berpusat pada guru. Padahal pembelajaran ini lebih baik digunakan pada bentuk-bentuk pengetahuan deklaratif. Hal ini disebabkan karena guru mengejar target kurikulum dan guru cenderung merasa enggan untuk menggunakan metode lain dalam mengajar karena merasa belum terbiasa. Ditinjau dari urutan sajian bahan ajar, pada umumnya guru hanya mengajar matematika berdasarkan urutan sajian