Momentum, Vol. 9, No. 1, April 2013, Hal. 23-29 ISSN 0216-7395 ft-UNWAHAS SEMARANG 23 KOMPOSIT PARTIKEL SERBUK GERGAJI KAYU ( SAWDUST) DENGAN RESIN UREA FORMALDEHID SEBAGAI BAHAN BAKU UTAMA BOX SPEAKER S. Slamet Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus Gondangmanis Bae Kudus 59324 Email: sugeng_hanun@yahoo.co.id Abstrak Penggunaan bahan komposit sebagai bahan baku utama ataupun penunjang konstruksi tekni dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini akan mendorong upaya untuk mendapatkan kualitas produk komposit papan partikel yang semakin unggul. Sifat mekanis komposit dirancang dengan kekuatan dan kekakuan yang tinggi, sehingga akan mampu memberikan kekuatan dan kekakuan spesifik yang melebihi beberapa kali lipat baja dan aluminium, selain tahan terhadap korosi dan penampilan yang menarik. Salah satu produk yang memanfaatkan bahan komposit adalah box speaker yang menggunakan papan partikel serbuk gergaji kayu (sawdust) dengan resin urea formaldehid sebagai pengikat serbuk. Metode penelitian yang diterapkan adalah membuat komposit dari serbuk kayu yang berbeda. Adapun serbuk kayu yang digunakan adalah serbuk kayu trembesi (Samanea Saman) dengan serbuk kayu sengon laut (Albazia Falcaria) yang banyak dibudidayakan, namun partikel limbah kayunya belum banyak dimanfaatkan. Varibel penelitian yang diteliti adalah rapat massa bahan/density papan partikel, sifat mekanis dengan uji bending serta uji akustik. Spesimen produk dikerjakan dengan mesin hot press dengan perbandingan tekanan kompaksi 2 : 1 dan 3 : 2. Hasil pengujian menunjukkan tingginya densitas bahan komposit menggunakan partikel kayu berbanding terbalik dengan modulus patah bahan. Hal ini disebabkan kekakuan/stiffness bahan komposit meningkat. Besarnya nilai modulus patah turun hingga mencapai 94,44% untuk partikel kayu trembesi dan 95,31% untuk partikel kayu sengon laut pada perbandingan kompaksi 2 : 1. Semakin besar densitas bahan komposit partikel kayu semakin rendah modulus patah bahan tersebut. Bahan dengan densitas lebih besar menunjukkan sifat akustik yang lebih baik untuk semua jenis partikel kayu yang diuji. Kata kunci : komposit; sawdust; box speaker; densitas; bending, acoustic. PENDAHULUAN Bahan utama kayu banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti konstruksi rumah, meubelair, panel-panel, accecories dan lainnya. Kebutuhan kayu dari tahun ke tahun semakin meningkat setelah bahan baku logam. Peningkatan kebutuhan ini tidak dapat diimbangi dengan persediaan yang cukup, dikarenakan regulasi sektor kehutanan dan perdagangan kayu diperketat untuk melindungi kelestarian alam dan ekosistem yang ada. Sementara itu pada sisi lain, limbah kayu baik yang berupa serpihan/tatal kayu dan serbuk/partikel kayu hampir tidak dimanfaatkan secara optimal, seringkali limbah kayu tersebut hanya digunakan untuk bahan bakar yang rendah nilai ekonominya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai ekonomi limbah kayu tersebut adalah dengan menjadikan sebagai bahan baku pembuatan papan partikel/bahan komposit. Produk yang dihasilkan dari pemanfaatan papan partikel serbuk kayu cukup luas selain untuk produk meubel juga untuk box speaker. KERANGKA TEORI Komposit merupakan material teknik yang dikembangkan dari komposisi/gabungan 2 material utama atau lebih. Selama ini kita mengenal material teknik paling utama terdiri atas logam, polimer dan keramik. Era 2000 an ini menunjukkan dominasi penggunaan material logam mulai menurun, sedangkan material non logam dan komposit mengalamai kenaikan. Keunggulan yang dimiliki material komposit yang tidak dimiliki oleh material logam adalah berat jenis yang lebih ringan, sangat sesuai untuk material pendukung suatu konstruksi. Perkembangan teknologi, khususnya dibidang papan komposit, telah menghasilkan produk papan komposit yang merupakan gabungan antara serbuk gergaji kayu dengan resin polyester. Pemanfaatan serbuk gergaji kayu dan