Jurnal Kajian Akuntansi, Vol 3, (2), 2019, 170-183
e2579-9991, p2579-9975
http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/jka
Page 170
RELIGIUSITAS, NORMA SUBJEKTIF DAN PERSEPSI PENGELUARAN
PEMERINTAH DALAM MENDUKUNG KEPATUHAN WAJIB PAJAK
Muchamad Faisal
1
, Agung Yulianto
2
1,2
Fakultas Ekonomi, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Muchfaisal1996@gmail.com, agung789@gmail.com
Abstract
Taxpayer compliance is one of the factors that the Government has considered in an effort to
improve state revenue. The low level of taxpayer compliance is important to be examined, so the
study aims to analyse the influence of religiousity, subjective norms and perception of government
expenditure on taxpayer compliance. The selection of samples on this study simple random sampling
technique and obtained 100 respondents as a sample. The data used is taxpayer compliance data
during the year 2018 in KPP Tegal. The data analysis method used in this study was multiple linear
regression. Prior to the use of regression analysis, the classical assumption test was carried out,
which included test normality, multicolinearity test, and heteroskedastisity test. The results of this
study show that in partial religousity, and the perception of government expenditure have no effect
on taxpayer compliance, but the subjective norm affects taxpayers ' compliance
Keywords : Religiusity; Subjective norms; and Perceptions of government expenditure; Taxpayer
compliance
Abstrak
Kepatuhan wajib pajak merupakan salah satu factor yang dipertimbangkan pemerintah dalam upaya
meningkatkan penerimaan negara. Masih rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak menjadi hal
penting yang perlu dikaji, sehingga studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas,
norma subjektif dan persepsi pengeluran pemerintah secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak
pada Kantor Palayanan Pajak Pratama Tegal. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 100 responden sebagai sampel.
Data yang digunakan adalah data kepatuhan wajib pajak selama tahun 2018 di KPP Tegal. Metode
analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi linear
berganda. Sebelum menggunakan analisis regresi, maka dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu,
yang meliputi uji normalitas, uji multikolonieritas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa secara parsial religiusitas, dan persepsi pengeluaran pemerintah tidak
berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, namun norma subjektif berpengaruh terhadap
kepatuhan wajib pajak.
Kata kunci : Religiusitas; Norma subjektif; Persepsi pengeluaran pemerintah; Kepatuhan wajib
pajak
Cronicle of Article: Received (October, 2019); Revised (November 2019); and Published (December 2019).
©2019 Jurnal Kajian Akuntansi Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati.
Profil and correspending author: Muchamad Faisal and Agung Yulianto are from Accounting Study Program
Faculty of Ekonomy Universitas Swadaya Gunung Djati; Corresponding Author : agung789@gmail.com
How to cite this article: Faisal, M. & Yulianto, M.,A. (2019). Religiusitas, norma subjektif, dan persepsi
pengeluaran pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Kajian Akuntansi 3 (2). 170-183